Bayi Perempuan Berumur Lima Hari Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan
Bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh pengelola panti, Sri Rejeki (52). Kondisi fisik bayi itu diketahui dalam keadaan cacat.
Laporan Wartawan Tribun Jogja, Padhang Pranoto
TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Bayi perempuan yang diperkirakan baru berumur lima hari, ditelantarkan di depan Panti Asuhan Yayasan Pemeliharaan Bayi Terlantar (YPBT), Damaran, Gayamprit, Klaten Selatan, Selasa (14/4/2015).
Bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh pengelola panti, Sri Rejeki (52). Kondisi fisik bayi itu diketahui dalam keadaan cacat. Tangan dan kakinya tidak berkembang secara sempurna.
"Bayi malang tersebut saya temukan di depan panti. Saat itu, Selasa dinihari pukul tiga subuh ditinggalkan oleh pengendara motor. Ketika saya panggil dari dalam pagar, dia langsung pergi menjauh," ungkapnya.
Ia menduga datangnya pengendara misterius itu berasal dari arah selatan. Setelah menaruh bayi, yang bersangkutan kemudian pergi meninggalkan panti.
Hingga berita diturunkan, identitas pembuang bayi tersebut belum diketahui.
Bayi tersebut ditinggalkan berselimut kain. Oleh pengelola panti, bayi malang tersebut diberi nama Khusnul Khotimah Aprilia.
Sementara itu, Kapolsek kota Klaten, AKP Warsono, menjelaskan, pihaknya akan menyelidiki temuan tersebut.
"Kita akan melakukan penyelidikan terhadap temuan bayi tersebut. Langkah selanjutnya, polisi akan mendata warga sekitar yang hamil dan baru saja melahirkan. Karena dimungkinkan, pembuangnya adalah warga sekitar. Untuk hal itu, kami akan mengerahkan babinsa," terang Kapolsekta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bayi-malang-ditelantarkan-di-depan-panti-asuhan_20150414_142650.jpg)