Hukuman Mati
Terpidana Mati Mary Jane Peluk Anaknya untuk Terakhir Kali
Mary Jane Fiesta Veloso, mengaku bahagia bisa berpelukan dan melepas rindu dengan anaknya, Angel, di Nusakambangan
TRIBUNNEWS.COM, CILACAP - Terpidana mati asal Filipina, Mary Jane Fiesta Veloso, mengaku bahagia bisa berpelukan dan melepas rindu dengan anaknya, Angel, di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2015) pagi tadi. Saat ini, keluarga para terpidana mati telah datang ke Nusakambangan.
"Mary Jane merasa bahagia karena bisa memeluk anaknya, Angel, pada saat terakhir akan dilaksanakan jadwal eksekusi. Anak dan keluarganya masih di dalam lapas untuk berkunjung. Tadi saya lihat hampir semua keluarga sudah ada di dalam," kata salah seorang kerabat Mary Jane, Cony, di depan gerbang Pelabuhan Wijaya Pura.
Pantauan Kompas.com, siang ini Pelabuhan Wijaya Pura telah dijaga ketat oleh aparat keamanan gabungan dari Polri dan TNI. Saat ini, blokade jalan telah diberlakukan. Akibatnya, kendaraan umum pun tak bisa lagi melintas ke area itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/terpidana-mati-mary-jane-saat-sidang-pk_20150307_093627.jpg)