Kamis, 7 Mei 2026

Kecelakaan Maut di Musi Rawas Utara

Kisah Kernet Bus ALS Selamat dari Kecelakaan Maut di Muratara: Saya Lompat Keluar 

Muhamad Fadli berhasil selamat setelah berupaya melompat dari dalam Bus ALS saat kobaran api mulai membesar dan melahap semua kendaraan.

Tayang:
Editor: Erik S
HO/IST/Polres Muratara
EVAKUASI - Proses evakuasi jenazah korban tewas dalam insiden kecelakaan yang melibatkan Bus ALS dan truk tangki minyak di Kabupaten Muratara. Terbaru, 4 korban teridentifikasi. 

Ringkasan Berita:
  • Muhamad Fadli selamat setelah melompat melalui kaca depan Bus ALS ketika api mulai membesar hebat.
  • Fadli dan tiga penumpang berhasil keluar, sementara penumpang lain terjebak kobaran api mematikan di dalam.
  • Kecelakaan Bus ALS dan truk tangki BBM Muratara menyebabkan enam belas korban tewas terbakar di lokasi.

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Muhamad Fadli (29) menjadi korban selamat kecelakaan Bus ALS dengan Truk Tangki BBM di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Muratara, Sumatra Utara Rabu (6/5/2026).

Bus ALS tersebut melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Sementara truk tangki BBM itu milik PT Seleraya.

Muhamad Fadli berhasil selamat setelah berupaya melompat dari dalam Bus ALS saat kobaran api mulai membesar dan melahap semua kendaraan.

Sebagai kernet, Fadli duduk di barisan depan—posisi yang biasanya paling rentan saat terjadi tabrakan. 

Namun, insting bertahan hidup yang cepat membuatnya menjadi satu dari sedikit orang yang berhasil keluar dari 'neraka' tersebut.

Keputusan di Detik-Detik Mencekam

Saat benturan keras terjadi, pintu bus yang menjadi akses utama keluar langsung terkunci dan tidak bisa dibuka sama sekali. 

Dalam situasi panik, asap hitam mulai menyesakkan dada dan percikan api mulai terlihat dari bagian depan kendaraan.

"Tabrakan itu tepat di bagian tengah, syukur saya tidak terjepit. Begitu saya lihat kaca depan pecah, saya langsung ambil keputusan untuk lompat," ujar Fadli dengan sisa trauma saat diwawancarai, Kamis (7/5/2026).

Langkah nekat Fadli melompat melalui pecahan kaca depan ternyata menjadi harapan bagi yang lain. 

Aksinya itu diikuti oleh tiga penumpang lainnya yang berada di dekatnya. 

Mereka berlari menjauh tepat sebelum api membesar dan melahap habis seluruh badan bus.

Luka Fisik dan Kesedihan yang Mendalam

SELAMAT DARI MAUT - Muhamad Fadli (29), merupakan kernet Bus ALS salah satu korban selamat dalam insiden kecelakaan maut di Muratara. Ia bercerita melompat dari jendela untuk menyelamatkan diri.
SELAMAT DARI MAUT - Muhamad Fadli (29), merupakan kernet Bus ALS salah satu korban selamat dalam insiden kecelakaan maut di Muratara. Ia bercerita melompat dari jendela untuk menyelamatkan diri. (HO/IST/Sripoku.com/Eko Mustiawan)

Meski berhasil selamat, Fadli tak lepas dari luka. 

Ia mengalami luka ringan di bagian betis kedua kakinya serta luka di lengan kiri akibat proses penyelamatan diri yang sangat cepat tersebut. 

Namun, baginya, luka fisik itu tak sebanding dengan duka yang ia rasakan.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved