Hukuman Mati

Duo Bali Nine Sebelum Dieksekusi: Saya Tahu Kemana Akan Pergi

"‎Sedangkan Myu berkata; 'Saya tau kemana saya akan pergi"‎ papar Mirdjaja.

Editor: Y Gustaman
TRIBUN JATENG
TIGA lukisan karya terpidana mati asal Australia, Myuran Sukumaran merupakan karya yang terakhir. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Komang Agus Ruspawan

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Hampir 10 tahun Andrew Chan, warga negara Australia, menghabiskan hidupnya di Lapas Kerobokan Bali, karena penyelundupan 8,2 kilogram heroin.

Selama itu Chan banyak mempunyai sahabat-sahabat dekat. Satu di antaranya M.A. Mirdjaja, seorang rohaniawan.

Sebelum dieksekusi mati regu tembak di Nusakambangan, Rabu (29/4/2015) dini hari, Chan mengutip Matius 10:28. Demikian ungkap Mirdjaja saat menemui Chan di Nusakambangan.

"Janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa," ucap Mirdjaja melalui pesan singkatnya kepada Tribun Bali, Rabu (29/4/2015).

"Takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh," sambung Mirdjaja menirukan ucapan Chan.

Myuran Sukumaran, warga negara Australia yang termasuk sindikat Bali Nine seperti Chan, juga menuturkan kalimat terakhir. Ia meneruskan kalimat yang dikutip Chan dari Mathius 10:28.

"‎Sedangkan Myu berkata; 'Saya tau kemana saya akan pergi"‎ papar Mirdjaja.

Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved