Pasca Tewasnya Model Cantik , Polresta Medan Memburu Pemasok Sabu ke Hotel
Polresta Medan terus memburu bandar sabu memasok barang haram itu ke hotel tersebut.
TRIBUNNEWS.COM.MEDAN– Pasca tewasnya seorang model cantik yang melompat dari lantai 6 Hotel Grand Kanaya, dan Polresta Medan terus memburu bandar sabu memasok barang haram itu ke hotel tersebut.
Wakasat Reserse Narkoba Polresta Medan, AKP Rosyid Hartanto, yang dilansir dari laman NTMC Polrimengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk meringkus bandar sabu tersebut, katanya, Jumat (08/05/2015),.
Hartanto menjelaskan, pengedar narkoba tersebut, berinisial J, dan sampai saat ini belum tertangkap. Dialah orangnya yang menyuplai sabu, melalui kurirnya MF yang telah diamankan bersama dua orang lainnya, yakni DS dan AS.
Ia menambahkan, J merupakan target operasi (TO) polisi sejak lama, bahkan dia juga disebut-sebut sebagai pengedar narkoba kelas kakap.
“Sebelum peristiwa ini, J memang sudah lama jadi target, dan mudah- mudahan upaya kita berhasil,” tegasnya.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, penyidik Sat Res Narkoba Polresta Medan, resmi menetapkan dua tersangka yakni, MF (21) warga Jalan Medan Sunggal dan DS (38) penduduk Jalan Gaperta, Gang Imam, Kecamatan Medan Helvetia.
Sedangkan, AS (21) warga Jalan Gurilla, dipulangkan petugas karena tidak terbukti memakai narkoba. “Hasil pemeriksaan tes urine AS adalah negatif,” kata Wakasat Narkoba.
Selain mengamankan ketiga orang tersebut, polisi juga menyita barang bukti berupa narkoba jenis sabu dalam 4 paket kecil seberat 0,5 gram, alat hisap bong, 5 unit telepon genggam, sepucuk senjata air softgun merek Beeman Magnum Jet CO2 dan pisau lipat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sabu-sabu-kasa_20150418_053017.jpg)