Pembangunan MRT di Wilayah Banten Dorong Pengembangan Kota Berbasis Aksesibilitas
MRT Kembangan–Balaraja dorong aksesibilitas Tangerang, integrasi transportasi publik, dan percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Pembangunan jalur MRT di wilayah Banten diproyeksikan menjadi katalis pengembangan kota yang berorientasi pada aksesibilitas dan keberlanjutan.
Kehadiran transportasi massal ini diharapkan mampu memperkuat mobilitas masyarakat, mendukung pertumbuhan kawasan terpadu, serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih efisien dan nyaman untuk ditinggali.
Salah satu yang sedang berada dalam tahap pembangunan adalah jalur MRT Kembangan–Balaraja.
Pembangunan ini diharapkan menjadi pendorong utama pengembangan kota mandiri di Tangerang, Banten.
Selain itu, kehadiran infrastruktur transportasi seperti MRT Kembangan–Balaraja akan semakin memperkuat aksesibilitas kawasan.
Hal ini diyakini mampu meningkatkan mobilitas penghuni sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengatakan perlunya integrasi antarmoda transportasi seperti KRL, MRT, dan LRT agar konektivitas transportasi lebih baik.
“Masyarakat didorong untuk beralih ke transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujar pria yang juga anggota Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).
Baca juga: Dapat Menyerap Karbon Dioksida, 100 Pohon Trembesi Mulai Ditanam di Kawasan Perumahan
Untuk di wilayah Kota Tangerang, seiring pertumbuhan kawasan, berbagai fasilitas penunjang telah hadir dan berkembang pesat.
Di antaranya pusat perbelanjaan seperti Mal Ciputra Tangerang, layanan kesehatan Ciputra Hospital, hingga institusi pendidikan seperti Sekolah Citra Berkat, Sekolah Tarakanita, Sekolah Citra Islami, serta Universitas Esa Unggul.
Tak hanya itu, fasilitas ibadah yang beragam seperti gereja dan masjid raya juga memperkuat nilai inklusivitas kawasan.
Kehadiran pusat hiburan dan ribuan tenant kebutuhan sehari-hari turut meningkatkan kualitas hidup penghuni.
“Kawasan tidak hanya siap huni, tetapi juga siap tumbuh,” ujar Raymond Christantyo, Dept. Head Marketing Communication CitraRaya Tangerang.
MRT Kembangan–Balaraja Dikebut
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan optimisme tinggi terhadap percepatan pembangunan MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja yang dinilai krusial untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta hingga Banten.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berharap pembangunan fisik proyek tersebut dapat dimulai dalam satu hingga dua tahun ke depan. Hal ini menyusul dimulainya kerja sama resmi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Banten.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MRT-KembanganBalaraja-dorong-aksesibilitas-Tangerang-integrasi-transportasi-publik.jpg)