'Kami Disergap Saat Menunggu Bus'
Kedua anggota kelompok Din Minimi tersebut memang disergap dan dilumpuhkan saat berada di warung Blang Malu
TRIBUNNEWS.COM, PIDIE -- Penyergapan M Rijal (26) warga Gampong Rheng, Kecamatan Keumala dan M Nasir alias Puthet (29) warga Gampong Ulee Blang, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Timur serta Nazir Khadafi (22) warga Keumala, Pidie oleh polisi, Minggu (24/5) dini hari terjadi saat Rijal dan Puthet sedang menunggu bus hendak ke Aceh Timur.
Pengakuan tersebut disampaikan M Nasir kepada wartawan yang mewawancarainya di IGD RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli, Minggu (24/5) dini hari.
“Waktu itu saya bersama Rijal ditemani sopir labi-labi sedang duduk di warung menunggu bus ke Aceh Timur. Tiba-tiba terjadi pengepungan sehingga berujung kepada kontak tembak,” kata M Nasir.
Menanggapi pengakuan tersebut, Kapolres Pidie, AKBP Muhajir SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP P Harahap kepada Serambi, Minggu (24/5) mengatakan, kedua anggota kelompok Din Minimi tersebut memang disergap dan dilumpuhkan saat berada di warung Blang Malu, Kecamatan Mutiara Timur.
“Mereka beralasan sedang menunggu bus ke Aceh Timur. Yang anehnya menunggu bus, tapi membawa senjata api laras panjang. Kita tidak percaya dengan alasan itu,” kata Kasat Reskrim Polres Pidie.(naz/c43)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kelompok-bersenjata-aceh_20150524_112137.jpg)