Hati-hati! Ada Uang Pesugihan, Ini Kisah Mistis Pejaja Uang Baru Menjelang Lebaran
Lebaran atau Idul Fitri tidak hanya identik dengan makanan, dan baju baru.
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Lebaran atau Idul Fitri tidak hanya identik dengan makanan, dan baju baru.
Uang baru pun menjadi kebutuhan Lebaran bagi umat Islam. Kebutuhan inilah yang dimanfaatkan penyedia uang baru untuk mengais rejeki.
Sejak awal Ramadhan lalu, penyedia uang baru sudah mulai menjajakan uang baru miliknya. Mereka berkumpul di sekitar Tugu Pahlawan.
Bahkan mulai hari ini, penjaja uang baru juga meluber di Jalan Veteran atau Jalan Jembatan Merah.
Di antara penjaja uang baru itu adalah Rusmina. Wanita asal Madura ini sudah sekitar 10 kali Ramadhan melakoni bisnis ini.
Untungnya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran. Dia memperkirakan sekali Ramadhan bisa mendapat untung bersih sekitar Rp 5 juta.
Rusmina mengaku mendapat uang baru itu dari pengepul. Pengepul itu datang ke tempat jualannya sekali dalam tiga atau empat hari.
Meskipun berasal dari pengepul, Rusmina memastikan uang baru miliknya asli alias tidak ada yang palsu.
“Saya kan sering diberitahu oleh pegawai bank bagaimana caranya melihat uang asli atau palsu,” kata Rusmina, Minggu (28/6/2015).
Rusmina tidak memiliki peralatan apapun, seperti senter ultra violet. Dia cukup mengandalkan raba, lihat, dan terawang setiap kali mendapat uang baru dari pengepul.
Tapi saat diminta memperagakan cara mengetahui uang asli, dia hanya tersenyum.
Begitu pula saat ditanya ciri-ciri uang asli, dia hanya mengetahui adanya tulisan dan logo Bank Indonesia.
Bukan hanya uang dari pengepul yang rawan palsu. Uang dari pembeli pun rentan palsu.
Berbekal pengalamannya membawa uang, Rusmina mengaku tidak pernah mendapat uang palsu. Bahkan Rusmina menegaskan tidak pernah menemukan pembeli yang membawa uang palsu.
“Saya memang tidak pernah mendapat uang palsu. Kalau uang balen, sering sekali,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140724_173809_jelang-lebaran-penjual-uang-baru-recehan-marak.jpg)