Anggota Kostrad Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal
Pratu Aspin Mallobasang seorang anggota Komando Cadangan Strategis TNI AD tewas setelah menderita luka tusuk di bagian dada kiri.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pratu Aspin Mallobasang seorang anggota Komando Cadangan Strategis TNI AD tewas setelah menderita luka tusuk di bagian dada kiri.
Korban sempat dievakuasi ke RS Pelamonia Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, karena luka yang diderita cukup serius, anggota Yonif L 433/JS itupun langsung dirujuk ke RS Wahidin, Makassar untuk penanganan lebih lanjut.
"Namun karena lukanya serius, Pratu Aspin meninggal pukul 07.40 Wita," kata Pangkostrad, Letjen Mulyono usai meresmikan media center di Makostrad, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2015).
Menurutnya, jasad Pratu Aspin telah disemayamkan di rumah duka di Jalan Poros Malino RT 02 RW 05 Kelurahan, Bonto Rambo 136, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Sementara satu korban lainnya, Pratu Fatku Rahman, hingga saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RS Pelamonia.
"Pratu Fatku luka tusuk di bagian punggung dan perut, tapi sekarang masih dirawat intensif di RS Pelamonia," katanya.
Seperti diketahui, dua anggota Kostrad dikeroyok oleh 20 orang tak dikenal (OTK), Minggu 12 Juli 2015 lalu. Keduanya tengah minum kopi sembari menonton festival beduk sebelum insiden nahas itu terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/panglima-kostrad-letjen-mulyono_20150713_114305.jpg)