Selasa, 14 April 2026

Pencuri Asal Bandung Babak Belur Tepergok Mencangklong Tas Kulit Korban

Budi meneriakkan maling kepada Suryadi yang mencangklong tas kulit cokelat, miliknya hanya hilang dicuri saat lebaran lalu.

Editor: Y Gustaman
Tribun Jogja/Santo Ari
Wajah Suryadi penuh luka lebam setelah dipukuli massa di tempat pencucian motor. Kini ia ditahan di Polsek Ngaglik, Sleman. 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Dari kejauhan, pandangan Budi Mulia (52) tiba-tiba mengarah pada tas kulit cokelat tua tersangkut di bahu Suryadi (30) yang sedang mencucikan motornya di tempat pencucian motor di Jambusari, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Kamis (30/7/2015).

Tepat dua pekan lalu, setelah pulang menunaikan salat Idul Fitri di masjid dekat rumahnya di Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Budi menemukan barang-barangnya hilang, termasuk tas kulit cokelat tua, mirip yang tersangkut di bahu Suryadi.

Tiba-tiba, setelah mengamati sekian lama untuk memastikan tas itu miliknya, Budi berteriak maling ketika Suryadi beranjak dari tempat duduk dan berjalan ke arah warung untuk membeli rokok tak jauh dari lokasi pencucian motor.

Tas kulit warna cokelat tua itu masuk daftar barang Budi yang dilaporkan dicuri di hari lebaran, bersama satu unit komputer jinjing, empat telepon seluler, kalung, cincin, jam tangan, uang tunai Rp 7 juta, serta dompet.

"Dari pengakuan tersangka, dia melakukan aksinya bersama seorang teman yang saat ini masih buron," terang Kapolsek Ngaglik, Kompol Riyanto.

Petugas Polsek Ngaglik kini masih memburu rekan pria asal Bandung, Jawa Barat, yang di hari pencurian masuk ke rumah Budi lewat jendela yang lebih dulu dicongkel menggunakan obeng.

Gara-gara tas kulit cokelat itu, wajah Suryadi babak belur akibat menerima pukulan warga setelah diteriaki maling oleh Budi, korban yang barang-barangnya dicuri Suryadi dan rekannya.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved