Selasa, 21 April 2026

Kunjungan Kerja ke Semarang, Puluhan Camat dari Bali Saksikan Pelayanan Terpada di Bergas

Sebanyak 57 camat dari 9 kabupaten / kota di Provinsi Bali melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2015) siang.

Editor: Sugiyarto
TRIBUN/DANY PERMANA
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, UNGARAN -Sebanyak 57 camat dari 9 kabupaten / kota di Provinsi Bali melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2015) siang.

Dalam kunjungan, puluhan camat itu berkesempatan menyaksikan ruang pelayanan administrasi terpadu (Paten) Kecamatan Bergas.

Di sana, rombongan yang dipimpin Asisten Ketataprajaan Sekda Provinsi Bali, I Dewa Eka Putu Wardaya dan Kepala Biro Pemerintahan Sekda Provinsi Bali, Jayadi Jaya itu menggali informasi terkait kegiatan serta teknis pelaksaan di ruang Paten tersebut kepada para petugas.

"Kami ke Kabupaten Semarang satu agenda penting lainnya memang ingin belajar dan melihat secara langsung aktivitas di ruang Paten tersebut".

"Dan hendak kami terapkan secara optimal di seluruh kecamatan di Bali. Karenanya kami ajak para camat ke sini," kata I Dewa Eka dalam keterangan yang diterima Tribun Jateng, Selasa (13/10/2015) petang.

Dia menjelaskan, dari sembilan kecamatan, pihaknya saat ini baru bisa menerapkan program Paten tersebut di empat kecamatan tetapi belum optimal dilaksanakan.

Keempat itu yakni Kecamatan Jembrana, Bangli, Karangasem, dan Klungkung.

Sementara yang lima kecamatan lainnya masih ada kendala baik teknis maupun sumberdaya manusia (SDM) nya.

Karena itu, kami ingin belajar di sini, yang berdasarkan informasi telah berhasil dilaksanakan serempak di seluruh kecamatan dan bisa optimal," ungkapnya.

Terpisah, Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Semarang Gunawan Wibisono menyampaikan, program Paten di Kabupaten Semarang telah dimulai secara serentak pada 2013 lalu dan hingga saat ini masih berjalan sesuai tujuan program itu.

"Di ruang tersebut, mereka para petugas memberikan pelayanan umum kepada masyarakat di tiap kecamatan. Pelayanan itu di antaranya seperti kebutuhan administrasi kependudukan dan lainnya," kata Soni, sapaan akrab Gunawan Wibisono--.

Dia menambahkan, guna dapat terus meningkatkan fungsi dan peran program Paten tersebut, pihaknya pun telah merencanakan penambahan sarana-prasarana (sapras) di tiap kecamatan pada 2016 mendatang.

"Masing-masing kecamatan untuk mendukung efektivitas serta optimalisasi pelayanan masyarakat Kabupaten Semarang, kami telah alokasikan dana masing-masing sebanyak Rp 350 juta," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved