Rabu, 8 April 2026

Pembuatan e-KTP di Bogor Lamban, Dukcapil: Kita Hanya Ada Dua Mesin Cetak

Lambannya pembuatan E-KTP di Kota Bogor, tidak hanya masalah tersendatnya pengadaan blanko

Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas tengah menyortir e-KTP di Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2015). Perekaman e-KTP ditargetkan selesai pada akhir Desember 2015. KTP reguler pun akan mulai dinonaktifkan pada awal Januari 2016. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, hanya memiliki dua mesin cetak dan empat pegawai percetakan.

Lambannya pembuatan E-KTP di Kota Bogor, tidak hanya masalah tersendatnya pengadaan blanko.

"Ada dua mesin cetak," kata Kabid Kependudukan Disdukcapil Kota Bogor, Agus Suparman pada TribunnewsBogor.com, Rabu(21/10/2015).

Dari bulan April 2015 sampai bulan September, ada 15 ribu lebih warga Bogor yang belum mendapat E-KTP.

"Kebijakan Kadis, kami keluarkan KTP sementara," ujar Agus.

Untuk mengejar ketertinggalan, Agus memberlakukan sistem lembur pada empat karyawan yang bekerja khusus mengoperasional mesin cetak tersebut.

"Kerjanya bergantian, kami terapkan lembur untuk selesaikan yang kepending bulan April lalu," katanya.

Pada bulan ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan kembali mendistribusikan dua mesin cetak tambahan. (Ardhi Sanjaya)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved