Kisah Rere, Berjuang Bangkit Setelah Dijerumuskan Pacar Jadi PSK
Terjerumus dengan uang yang banyak, Rere akhirnya pantang untuk berhenti bekerja jual jasa tubuh.
Editor:
Wahid Nurdin
Ia beralasan ini tak lain karena cinta. "Itu ji kasian saya tidak adami apa-apaku. Saya takut pulang kerumah dan akhirnya saya kerja seperti itu," kata Rere seraya sebut jika gaji yang ia pake untuk prostitusi ia beri ke pacar dan sekali-kali mengirimkan ke orangtua.
Rere menambahkan, ke orangtuanya ia mengaku sedang berada di luar kota dan bekerja di salah satu perusahaan.
Perjalanan mencari nafkah dengan prostitusi membuat Rere memiliki banyak uang.
Sedikitnya sekali boking kata Rere itu sampai 500 semalam, dan sortime 200.
Terjerumus dengan uang yang banyak, Rere akhirnya pantang untuk berhenti bekerja jual jasa tubuh.
Sesampai dibeberapa bulan lalu, ia diringkus oleh gabungan Satpol PP Makassar dan Dinas Sosial Makassar, dan akhirnya dimasukkan di Balai Mattirodeceng.
Kini Rere mendekam di Balai Mattirodeceng bagian utara Kota Makassar.
Dibalai ia mendapat beberapa pelatihan dan siraman rohani tentang agama.
Sesaat bertemu Tribun diruang Ka Uptd Balai Matirodeceng ia mengakunakan meninggalkan pekerjaan lamanya dan akan memulai dengan hidup baru.
"Iye tidak pergi maka lagi kerja seperti itu pak. Salat maka sekarang kasian," katanya.
Kelak Rere keluar ia akan mencari pekerjaan yang bergelut di restoran speeti pelatihan Tataboga yang ia dapat dari Pekerja Sosial Dinas Sosial Sulawesi Selatan.