Breaking News:

Heriwansah Masuk Bui, Sang Istri Memutuskan Jadi TKI

Setelah yakin suaminya yang berprofesi sebagai spesialis pecah kaca bakal meringkuk lama di penjara, Kartini memilih menjadi TKI.

Penulis: Muh Radlis
Editor: Y Gustaman

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muh Radlis

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Masalah tak selamanya ditanggung bersama, begitu yang dirasa Kartini setelah suaminya, Heriwansah (45), ditangkap Resmob Polrestabes Semarang.

Setelah yakin suaminya yang berprofesi sebagai spesialis pecah kaca bakal meringkuk lama di penjara, Kartini yang hanya berstatus sebagai istri kedua memutuskan menjadi buruh migran.

Baca juga: Pencuri Spesialis Pecah Kaca Kelaparan saat Gelar Perkara

"Saya mau keluar negeri, mau menjadi TKI," ujar Kartini saat ikut gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Jawa Tengah, Kamis (10/11/2015).

Saat pintu rumahnya di Cakung, Jakarta Timur, didatangi dua tamu anggota Resmob Polrestabes Semarang, Kartini dan Heriwansah sedang asyik berhubungan badan.

Baca juga: Pelarian Spesialis Pecah Kaca Semarang Berakhir di Ranjang Istri

Tiba-tiba Heriwansah cemas karena dua tamu tak diundangnya sudah di depan pintu siap menangkapnya, hingga ia mencoba kabur tapi kakinya berdarah tertembak peluru Panit Resmob Polrestabes Semarang, Ipda Dimas Charis Suryo Nugroho dan Aiptu Janadi.

Jauh sebelum suaminya diburu petugas, Kartini sudah memutuskan menjadi TKI, sementara itu Heriwansah yang mencuri dengar pengakuan istrinya, hanya bisa diam.

Baca juga: Heriwansah Menuntut Ilmu Pecah Kaca di Lapas Cipinang

Heriwansah beraksi sebagai spesialis pecah kaca di Kota Semarang sebanyak 24 kali dan 13 kali di luar Kota Semarang, khususnya wilayah pantura barat Jawa Tengah.

Selain mengamankan Heriwansah, polisi juga mengamankan rekan Heriwansah, Aziz yang membantu menyimpan uang hasil kejahatannya, serta Kartini.

Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved