Senin, 27 April 2026

Polda Kalbar Capai Target, Namun Kapolda Sesalkan Bendera Tengkorak Masih Beredar

Bendera tengkorak dan bendera jempol bagi yang berhasil melakukan program memang menjadi agenda rutin setiap Anev di Polda Kalbar.

Penulis: Novi Saputra
Editor: Wahid Nurdin
TRIBUN PONTIANAK/NOVI SAPUTRA
Kapolda Kalbar, Brigjen Arief Sulistyanto (tengah) saat menyampaikan rilis akhir tahun bersama jajarannya di Graha Katulistiwa Mapolda Kalbar 

Penghargaan ketiga yakni penerapan zona integritas menuju zona bebas wilayah dari Korupsi melalui Polresta Pontianak, penghargaan terakhir adalah peringkat pertama dalam pengelolaan keuangan dari pemerintah pusat dari mentri keuangan yang diserahkan melalui perbendahaan kantor wilayah Kalimantan Barat.

Untuk pelanggaran yang dilakukan oleh internal juga mengalami penurunan yang signifikan, dari jenis pelanggaran tata tertib, disiplin, kode etik dan pidana terdapat penurunan 152 kasus atau 14,7 persen dibanding tahun 2014.

Sanksi yang dijatuhkan berupa surat keputuan Pecat Tidak dengan Hormat pada 2015 adalah sebanyak 18 anggota dan 14 anggota mendapat rekomendasi pemecatann dibanding 2014 sebanyak 16 anggota mendapat skep PTDH dan 24 mendapat rekomendasi pemecatan.

" Kita zerro tolerance, salah ya salah dijatuhkan hukuman sesuai peraturan dan tingkat kesalahan. meski mengalami penurunan, namun saya sesalkan masih saja ada yang berbuat kesalahan, lumrahnya manusia," kata Arief. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved