Wabah Ulat Jati Serang Daun Muda Tanaman Jagung di Tuban
Ulat jati sudah sekitar empat hari ini menghabiskan daun jati dan menyerbu rumah warga di sekitar hutan jati Tuban.
TRIBUNNEWS.COM, TUBAN - Ulat jati sudah sekitar empat hari ini menghabiskan daun jati dan menyerbu rumah warga di sekitar hutan jati Tuban.
Kali ini, Kamis (31/12/2015), SURYA.co.id menemukan ulat-ulat itu juga terlihat menempel dan memakan daun muda tanaman jagung dan pisang di Dusun Kemuning, Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
Tanaman jagung dan pisang tersebut letaknya tak jauh dari tanaman pohon jati. Dari tanaman jati itu, ulat berbulu berbadan warna hitam dengan kepala berwarna kecokelatan banyak menempel di daun muda jagung dan pisang.
Akibatnya, lembaran daun jagung dan pisang berlubang dengan kondisi sekitar lubang tak rata, seperti bekas gigitan.
Seorang warga Dusun Kemuning yang rumahnya sekitar 3 meter dari lahan jagung, Wininik mengungkapkan, jumlah ulat jati tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu. Di depan rumah Wininik, terdapat pohon pepaya dan tanaman berdaun lainnya. Tanaman-tanaman itu juga tak lepas dari santapan ulat jati.
Wininik tak mengetahui siapa pemilik tanaman jagung yang ada di seberang rumahnya itu. Menurutnya, tak biasanya ulat-ulat jati makan dedaunan selain daun jati. "Pemiliknya (tanaman jagung) bukan orang sini," katanya.
Seperti diketahui, tanaman jagung merupakan komoditas pangan utama di Tuban. Pada awal musim hujan seperti saat ini, para petani menanamnya.
Belum diketahui luas lahan tanaman jagung yang menjadi sasaran ulat jati. Hingga hari ini, belum ada pihak Dinas Pertanian Kabupaten Tuban yang turun menangani ulat jati. (Iksan Fauzi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ulat-jati_20160101_065842.jpg)