Minggu, 31 Mei 2026

Makrijon Bopong Anak Lelakinya yang Patah Kaki dan Muka Berlumuran Darah

Makrijon melihat kakinya sudah terkulai patah, dan wajahnya penuh luka,kepalanya berdarah dan mengucur itu masuk kedalam mulutnya

Tayang:
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Eko Sutriyanto

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNNEWS.COM, PEKANBARU - Makrijon (53) tak kuasa menahan sedih mengathui anaknya M Najib (12) tewas ditabrak truk bermuatan pasir di lapak tambal miliknya di Jalan Parit Indah, Pekanbaru Selasa (5/1/2016).

Ditemui di rumah sakit Syafira Jalan Sudirman, Makrijon mengungkapkan harunya ketika membopong anak nomor duanya itu.

Makrijon menyebutkan, ia mengetahui anaknya kecelakaan setelah diberitahu tetangganya.

Mendapat kabar tersebut, Makrijon yang masih dalam kondisi demam itu langsung menuju lokasi yang tidak jauh dari rumahnya.

"Setelah diangkat dari bawah kolong mobil, tubuh Najib saya bopong. Saat itu saya lihat kakinya sudah terkulai patah, dan wajahnya penuh luka. Sedangkan kepalanya berdarah. Darah yang mengucur itu masuk kedalam mulutnya, " ungkap Makrijon sedih.

Saat itu ia panik, dan meminta diantar ke rumah Sakit Umum Arifin Ahmad, Pekanbaru.

Namun warga yang turut menolong memintanya membawa kerumah sakit Syafira.

"Saat saya bawa kondisinya sudah lemas. Saya begitu kalut. Sampai akhirnya diputuskan dibawa ke rumah sakit Syafira, " terangnya.

Makrijon menyebutkan, lapak tambal bannya biasanya kedua anaknya yang mengurus.

"Saya sudah dua minggu ini sakit. Jadi yang membuka lapak tambal ban kalau tidak Najib ya abangnya yang bernama Rahmat, " ujarnya.

Namun pagi sebelum peristiwa naas itu, Najib bersikeras untuk membuka lapak tambal ban.

"Saya tidak memintanya, Najib yang ingin membuka, " imbuhnya lagi.

Makrijon sendiri sudah mendapatkan firasat akan adanya peristiwa buruk akan terjadi.

Menurutnya, ia baru saja pindah rumah pada Senin (4/1/2016) malam.

Saat itu ia merasa ada keluargnya yang akan meninggal dunia.

"Karena saya sakit, sepertinya saya merasa kejadian buruk. Ternyata itu menimpa Najib, " ujarnya menahan sedih.

Makrijon menyebutkan, Najib tipikal anak yang gigih.

Tanpa disuruh pun dia inisiatif sendiri untuk membuka lapak tambal ban.

"Dia tidak mau menyusahkan orang tua. Jadi tidak disuruh pun dia lakukan sendiri, " paparnya.

Istrinya bernama Erlina (45) sehari-harinya juga membuka usaha jualan air tebu.

Gerobak air tebunya berada tidak jauh dari lapak tambal ban.

"Saat kejadian, istri saya juga turut membantu. Namun, Najib meninggal setelah sampai di rumah sakit Syafira, " ujarnya.

M Najib tewas saat menambal ban sepeda motor dilapak tambal ban milik orangtuanya di Jalan Parit Indah, Pekanbaru.

Selain itu pemilik sepeda motor bernama Aldi juga turut menjadi korban.

Sebuah mobil colt diesel BM 9504 AF bermuatan pasir yang dikemudikan Imam Angkat (40) menghantam saat Najib tengah bekerja menambal ban.

Aldi terpental dan masuk kedalam parit.

Sedangkan Najib setelah dihantam bagian depan mobil, langsung terporosok kedalam kolong bagian depan mobil.

Kondisi mobil sendiri patah pada bagian ban depan dan posisinya mengarah kedalam parit.
Sepeda motor milik rusak berat, kursi plastik berantakan dan berserakan didalam parit.

"Najib akan dimakamkan di Jalan Air Dingin Simpang Tiga. Sebab saya punya kartu SKM diwilayah sana. Saya sangat sedih dan kehilangan. Tinggal harapan saya abangnya Najib bernama Rahmat yang kini duduk di SLTA, " pungkas Makrijon.

Sementara itu kondisi Aldi juga memprihatinkan.

Bagian wajahnya terdapat luka serta dadanya yang juga lebam.

Keluarga dari korban yang bernama Bambang menyebutkan, saudaranya itu berencana ke dinas PU di Jalan Parit Indah namun di perjalanan ban motornya bocor.

"Saat sedang menunggu di lapak tambal ban, tiba-tiba datang mobil colt diesel dan langsung menabrak saudara saya dan tukang tambal ban, " terang Bambang.

Supir Imam Angkat saat ini sudah diamankan pihak kepolisian.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Zulanda menyebutkan diduga supir dalam kondisi mengantuk. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved