Jumat, 10 April 2026

Satpol PP Nunukan Dites Keagamaan hingga Narkoba Sebelum Perpanjangan Kontrak 2016

Sebanyak 150 personel non pegawai negeri sipil dites sebelum menempatkan mereka pada masa perpanjangan kontrak tahun 2016.

Editor: Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas Nunukan Robby Nahak Serang menggelar tes untuk 150 personel non pegawai negeri sipil, sebelum menempatkan mereka pada masa perpanjangan kontrak tahun 2016.

"Tes ini untuk peningkatan dan pengembangan kapasitas mereka. Semuanya harus lolos, kecuali terbukti narkoba tidak ada ampun. Langsung gugur," ujarnya, Kamis (7/1/2016).

Tes melibatkan penguji dari para personel Satuan Polisi Pamong Praja yang telah berstatus pegawai negeri sipil dan pernah mengikuti berbagai pelatihan.

"Seperti mereka yang sudah punya pengalaman mengikuti tes di Sekolah Polisi Negara Balikpapan," ujarnya.

Dia mengatakan, hasil tes akan menjadi ukuran personel masing-masing. Dari tes itu akan terekam tingkat emosi para personel.

"Kalau tingkat emosinya tinggi, nanti kita tempatkan mereka sesuai evaluasi, berarti mereka tidak bisa berhadapan dengan masyarakat," ujarnya.

Tanpa menjalani rangkaian tes, akan sulit untuk menempatkan para personel sesuai dengan kemampuannya.

"Ada yang di kantor padahal kemampuan dia di lapangan. Ada yang pintar, tulisannya bagus, kenapa saya taruh di lapangan? Ini kita tempatkan di kantor. Ada yang komunikasinya bagus, kita turunkan di lapangan," katanya.

Tes digelar selama empat hari sejak Rabu (6/1/2016). Rangkaian tes meliputi tes tertulis, tes kesegaran jasmani seperti berenang dan sit up, baris-berbaris dan keterampilan yang salah satunya tes kemampuan komputer.

"Kemudian iman dan taqwa. Jadi yang Muslim anda coba wudhu, azan dan salat. Begitu juga Kristen, dia doa harus kita praktikkan," ujarnya.

Rangkaian tes tersebut diakhiri dengan tes narkoba.

"Yang lainnya masih bisa ditolerir kalau rendah. Tetapi narkoba saya pastikan dia tidak diperpanjang," katanya.

Saat ini ada 170 non pegawai negeri sipil yang bertugas sebagai personel Satuan Polisi Pamong Praja. Sebanyak 150 orang bertugas di lapangan, sementara 20 orang sisanya bertugas di kantor untuk mengurusi administrasi.

Sebanyak 170 personel ini ditugaskan tersebar di seluruh Kabupaten Nunukan.

Dari 170 personel non pegawai negeri sipil ini, hanya 150 personel yang bisa mengikuti tes.

"Ini minus Krayan dan Krayan Selatan, karena terkendala transportasi. Yang sekarang ikut tes termasuk dari Sebatik, Lumbis, Sebuku, Lumbis Ogong, Tulin Onsoi dan yang bertugas di Nunukan," katanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved