Rabu, 8 April 2026

Amoy Baru Tahu Anaknya Seorang Bandar Sabu

Amoy sempat menghalangi polisi, dengan berdiri di depan pintu masuk sebuah rumah yang dihuninya

Penulis: Array Anarcho
Editor: Eko Sutriyanto
Tribun Medan / Array A Argus
Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto saat menggeledah seorang remaja yang diduga mengantongi narkoba. Saat itu, sejumlah wanita berteriak histeris minta polisi membebaskan remaja tersebut 

Laporan Wartawan Tribun Medan  Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Amoy, wanita keturunan India sempat menjerit histeris saat anak laki-lakinya diamankan petugas gabungan Polresta Medan.

Diduga, anak laki-laki Amoy merupakan bandar sabu sabu.

"Pak, kok anak saya ditangkap. Apa salahnya pak. Janganlah ditangkap pak," teriak Amoy dengan suara meninggi sembari mencak-mencak di Mangkubumi, Medan Maimun, Jumat (22/1/2016) sore.

Karena berusaha menghalangi polisi, Amoy yang berdiri di depan pintu masuk sebuah rumah kontrakan lantas dipegang petugas berseragam sipil.

Ia nyaris dibawa karena dianggap memprovokasi.

"Kamu diam dulu. Anakmu mau lari tadi. Diam kamu. Kalau gak saya bawa kamu ke kantor," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan, Komisaris Wahyudi.

Beberapa saat wanita berkulit hitam ini terdiam.

Namun, Amoy sempat mondar-mandir sehingga kembali memancing amarah petugas.

"Kamu ini benar-benar enggak bisa dibilangi. Kalau nanti ada barang bukti sama anakmu, saya tangkap kamu," kata petugas lainnya.

Setelah hampir setengah jam melakukan penggeledahan di rumah kontrakan berlantai dua, polisi akhirnya menemukan paketan sabu sabu.

Sontak, Amoy terdiam dan minta maaf.

"Maaf pak, saya enggak tau tadi pak," katanya memelas kepada petugas agar tidak ditahan.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved