Breaking News:

Diego Maradona Ogah Pulang ke Riau

Dinas Sosial Riau pun dibuat pusing karena rumitnya pendataan sampai rencana pemulangan mereka.

TRIBUN PEKANBARU/BUDI RAHMAT
Sebanyak 50 eks gafatar tiba di pekanbaru, Senin (8/12/2016). Selanjutnya eks gafatar ini ditempatkan di rumah susun untuk pemulangan kedaerah masing-masing. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU  -  Sebanyak 50 orang mantan mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) akhirnya mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Senin (8/2/2016).

Dari Jumlah tersebut setidaknya masih ada 80 orang lagi yang enggan balik kampung.

Kepulangan eks Gafatar asal Riau ini memang terbilang alot dan butuh proses lama.
Dinas Sosial Riau pun dibuat pusing karena rumitnya pendataan sampai rencana pemulangan mereka.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Syarifuddin AR menyebutkan, pihaknya langsung menjemput eks gafatar ini ke Jakarta.

Namun sampai disana, rencana pemulangan sempat diatas angan-angan.
Pasalnya ada beberapa yang menolak pulang.

"Panjang prosesnya kalau saya ceritakan. Pastinya banyak alasan yang disampaikan hingga mereka (eks Gafatar.red) tidak mau dipulangkan, " ujar Syarifuddin ditemui di ruang VVIP Bandara SSK II Pekanbaru.

Menurutnya, salah satu nama yang juga terdata bernama Diego Maradona.
Yang bersangkutan asal Riau namun sampai sekarang masih bertahan di Jakarta.

"Itulah, mereka tidak mau pulang. Alasannya yang sudah saya sampaikan itu,harta benda yang sudah habis, tidak punya saudara, sampai khawatir tidak diterima lagi di masyarakat, " ujarnya.

‎Sebanyak 50 orang mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara akhirnya mendarat di Bandara Sulat Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Senin (8/2/2016).

Halaman
12
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Wahid Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved