Rabu, 3 Juni 2026

Longsor di Bandung Barat

Lari di Tengah Gelap dan Lumpur: Kisah Wawa Selamat dari Longsor Maut Cisarua

Longsor di Cisarua menyisakan duka. Wawa selamat dari maut, namun puluhan warga masih hilang. Tangis dan harap menyelimuti pengungsi

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
TribunJabar/Daniel Andreand Damanik
LONGSOR CISARUA - Puing-puing bangunan berserakan setelah diterjang longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Sabtu (24/1/2026). Gelap, hujan, dan suara gemuruh yang memekakkan telinga menjadi awal mimpi buruk bagi Wawa (40) saat longsor besar tiba-tiba menerjang permukimannya 

Ringkasan Berita:
  • Longsor besar di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, menyisakan duka mendalam setelah 14 jenazah ditemukan dan sekitar 80 warga masih dinyatakan hilang 
  • Warga bernama Wawa menceritakan detik-detik mencekam saat longsor terjadi dua kali dalam gelap, memaksa warga berlari menyelamatkan diri tanpa membawa apa pun 
  • Hingga kini tim SAR terus melakukan pencarian di tengah medan sulit, sementara para pengungsi masih membutuhkan bantuan dasar, terutama bagi bayi dan lansia.
 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Gelap, hujan, dan suara gemuruh yang memekakkan telinga menjadi awal mimpi buruk bagi Wawa (40) dan warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Sabtu (24/1/2026) dini hari saat longsor besar tiba-tiba menerjang permukiman mereka.

Ia memaksa  puluhan keluarga yang berada di lokasi bencana berlari menyelamatkan diri dalam kepanikan.

Salah satu korban bernama Wawa masih mengingat jelas detik-detik ketika tanah bergerak untuk pertama kalinya.

Apalagi rumah Wawa berada tepat di dekat titik awal longsoran. 

Bersama warga lain, Wawa bergegas keluar rumah.

Namun, sekitar 30 menit kemudian, longsor kedua datang lebih dahsyat.

“Ada suara gemuruh, keras sekali. Orang-orang menjerit, panik. Saya langsung lari sejauh mungkin, pokoknya menyelamatkan diri,” tutur Wawa kepada Tribun Jabar, Minggu (25/1/2026).

Baca juga: Dua Polisi yang Tewas Tergencet Truk TNI saat Evakuasi Longsor Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat

Dalam kondisi gelap tanpa penerangan memadai, warga berlarian menyelamatkan diri.

Sebagian terjatuh, sebagian lain berteriak mencari anggota keluarganya yang terpisah. 

Tangis dan kepanikan pecah di tengah hujan dan lumpur yang terus mengalir dari perbukitan.

Baru sekitar pukul 05.00 WIB, Wawa bersama puluhan warga lainnya berhasil mencapai Kantor Desa Pasirlangu untuk mengungsi.

Ia datang tanpa membawa apa pun selain pakaian yang melekat di badan.

“Saya enggak bawa apa-apa. Semua tertinggal. Alhamdulillah keluarga saya selamat,” katanya lirih.

Namun di balik rasa syukur itu, kecemasan masih menyelimuti hatinya.

Sejumlah anggota keluarganya—paman, bibi, hingga keponakan—hingga kini belum ditemukan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved