Jumat, 10 April 2026

2 Siswi SMP Digilir 6 Remaja Semalaman, Paginya Langsung Diantar ke Sekolah

ecara bergilir mereka melampiaskan nafsunya kepada N dan RL. Bahkan mereka sengaja menahan dua siswi SMP tersebut saat hendak pulang.

Editor: Sugiyarto
KOMPAS.com / ABDUL HAQ
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Polisi dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang menangkap tiga remaja pelaku pencabulan terhadap N (16) dan RL (16).

Mereka semalaman menyekap N an RL dan mencabuli mereka bergantian.

Awalnya salah satu pelaku, MS (16) kenal dengan N di jalan.

Pada Senin (29/2/2016) selesai sekolah, N minta agar MS menjemputnya di sekolah. Ternyata N juga mengajak temannya, RL.

MS kemudian membawas N dan RL ke rumahnya yang sedang kosong, di Dusun Precet, Desa Kenongo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Di rumah ini, sudah ada lima teman MS, dua di antaranya AN (16) dan AR (18). MS pula yang awalnya merayu N untuk melakukan hubungan badan.

“Saya yang ngajak, dia juga mau,” ujar MS, Jumat (4/3/2016).

Usai MS berbuat tidak senonoh, empat kawannya ikut melakukan hal serupa.

Secara bergilir mereka melampiaskan nafsunya kepada N dan RL. Bahkan mereka sengaja menahan dua siswi SMP tersebut saat hendak pulang.

Semalaman mereka melakukan perbuatan cabul. Baru keesokan harinya, N dan RL diantarkan langsung ke sekolah.

Niatnya biar gak ketahuan orangtuanya. Makanya langsung diantar ke sekolah,” tutur MS.

Medapati putrinya tidak pulang, orangtua N merasa curiga. Setelah didesak, N menceritakan semua yang dialaminya.

Orangtua N kemudian melapor ke Polres Malang.

Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap para pelaku. MS, AN dan AR ditangkap di rumah masing-maing. Sementara tiga pelaku kabur dan masih dalam pengejaran.

“Identitasnya sudah kami kantongi. Mereka kami masukan dalam DPO (daftar pencarian orang),” terang KBO Reskrim Polres Malang, Iptu Indra Erlambang.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved