Jumat, 24 April 2026

Ingin Lihat Pembangunan di Provinsi Kaltara, Jokowi Bakal Menginap di Tarakan

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat akan mengunjungi Kota Tarakan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara Udin Hianggio saat acara pelantikan di Istana, Jakarta, Jumat (12/2/2016). Presiden Joko Widodo melantik tujuh pasang Gubernur dan Wakil Gubernur yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Jambi, Kepri, Bengkulu, Sumatera Barat, dan Sulawesi Utara, hasil dari Pilkada serentak. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, TARAKAN - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat akan mengunjungi Kota Tarakan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk meresmikan pembangunan terminal baru Bandara Juwata Tarakan.
Kedatangan Jokowi ke Kota Tarakan akan didampingi sejumlah menteri.

Di antaranya, Menteri Perhubungan (Menhub) Ignatius Jonan, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini, selain meresmikan pembangunan terminal baru bandara Juwata Tarakan juga secara simbolis membagi-bagikan kartu pintar Indonesia dan kartu sehat Indonesia kepada masyarakat Provinsi Kaltara.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengungkapkan, untuk jadwal kedatangan Presiden Jokowi, pihaknya menyesuaikan jadwal yang telah ditentukan protokol istana kepresidenan.

Pasalnya Presiden Jokowi tidak hanya melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Tarakan, namun juga dua provinsi di Kalimantan, masing-masing Kalbar dan Kaltim.

"Jadi untuk kepastian jadwalnya belum tahu, apakah 22 atau 23 Maret. Itu nanti tergantung dari Presiden. Namun yang jelas itu kunker Presiden ke Kalimantan dari 22 hingga 24 Maret," ujar Irianto, kepada Tribun di Ruang VIP Bandara Juwata Tarakan, Minggu (20/3/2016).

Irianto mengatakan, dipastikan Presiden Jokowi akan menginap di Swissbel Hotel Kota Tarakan.

Oleh karena itu untuk pengamanan Presiden, selain dari pasukan pengamanan presiden (Paspampres) juga unsur TNI setempat.

"Besok (hari ini) untuk pengamanan presiden akan rapat di Kodam," katanya.

Sementara informasi yang diterima Tribun, alasan Presiden Jokowi menginap di Tarakan, karena ingin melihat progress pembangunan di Provinsi Kaltara.

Apalagi Provinsi Kaltara, provinsi termuda di Indonesia yang berbatasan dengan negara Malaysia.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved