Anggota Brimob Gadungan Hamili Seorang Wanita Di Bebatuan
AP alias Arifyanto (25), warga Tuminting, Manado, Sulawesi Utara hanya tertunduk diam di sudut ruangan Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polr
Laporan Wartawan Tribun Manado Susanto Amisan
TRIBUNNEWS.COM, MANADO - AP alias Arifyanto (25), warga Tuminting, Manado, Sulawesi Utara hanya tertunduk diam di sudut ruangan Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado, Selasa (12/4/2016).
Pria yang bekerja sebagai Sekuriti pada perusahaan outsourcing di Jalan Wakeke ini, tak banyak bicara ketika diinterogasi petugas jaga SPKT.
Jawaban singkat ikut terlontar dari mulutnya, ketika ditanya, termasuk bantahan atas sangkaan yang disampaikan.
Arifyanto yang kemudian diketahui ternyata sudah memiliki istri dan du orang anak ini harus berurusan dengan pihak kepolisian karena dilaporkan menghamili seorang perempuan berinisial YT alias Yunice (24), warga kecamatan Lirung, kepulauan Talaud.
Arifyanto diadukan ke Sat Brimob Polda Sulut, karena mengaku anggota Sat Brimob Bolmong, dengan pangkat Brigadir Dua (Beripda) kepada sang korban.
Mendapat aduan itu, pihak Brimob Polda Sulut langung mengkonfirmasi keberadaan tersangka ke Kompi Bolmong, termasuk data base anggota di pusat.
"Setelah ditelusuri, tak ada nama Briptu Ardianto Manoppo dalam data base anggota Brimob, nama yang digunakan oleh tersangka untuk mengelabui korbannya. Sehingga kami pun langsung menangkap yang bersangkutan," ungkap Kasi Provos Brimob, Ipda Alhamid yang ikut mendampingi penyerahan teradu ke Polresta Manado.
Menurut Alhamid, penangkapan tersangka bermuda dari adanya laporan korban ke Provost Polda Sulut belum lama ini.
Tapi karena sepengetahuan korban, bahwa tersangka adalah anggota Satuan Brimob, maka penanganannya diserahkan ke Provost Brimob.
"Usai diamankan bersama istri sahnya di wilayah kelurahan Buha, tersangka langsung kami serahkan ke Polresta," tuturnya.
Menariknya, walaupun sudah ketahuan selingkuh dengan perempuan lain dan mengaku bujangan, SB alias Santy (24) istri sah dari Arifyanto, tampak setia mendampingi suaminya yang diperiksa di Polresta.
Tak tampak sedikit pun ekspresi marah pada sang suami yang jelas-jelas sudah berkhianat padanya.
Dia mengaku kaget dan tidak menyangka suami yang didampinginya selama Enam tahun dan sudah memberinya Dua anak, melakukan perbuatan cabul terhadap perempuan lain.
"Kita tahu dia selama ini kerja baik-baik. Makanya sangat kaget dan tidak percaya dia berbuat demikian," tutur Santy saat diwawancarai di depan ruang SPKT.
Arifyanto ketika diwawancarai mengaku menyesal telah menghianati cinta suci sang istri serta membohongi Yunice, sehingga rela berhubungan intim hingga hamil lima bulan.
"Saya menyesal telah berbuat salah dan dosa, tentu saya harus tanggung jawab dengan perbuatan ini," ujarnya dengan nada penyesalan.
Ditanya awal mula pertemuannya dengan korban, Arifyanto mengaku tak ingat lagi yang masih dia ingat hanya tahun lalu.
Pada pertemuan pertama di kawasan Mega Mas tepatnya di komplek bebatuan di belakang Multy Mart, keduanya langsung melakukan hubungan badan layaknya suami istri.
Pasca kejadian itu, hubungan keduanya terus berlanjut.
Anehnya hubungan badan selalu mereka lakukan di daerah bebatuan di kawasan Mega Mas.
"Kita ingat cuman Dua kali, itu di batu-batu, kawasan pantai Mega Mas. Itu tahun lalu, namun tanggal dan bulannya kita sudah lupa," ucapya.
Pengakuan tersangka sontak dibantah korban.
Menurut Yunice hubungan badan yang mereka dilakukan bukan hanya dua kali, melainkan empat kali.
Semuanya dilakukan di bebatuan di pinggir pantai.
"Pertama dengan kedua di batu-batu sebuah kawasan pusat perbelanjaan, itu Oktober tahun lalu. Ketiga dengan keempat di batu-batu sekitar tugu Lilin, jadi tidak betul dia bilang hanya dua kali," katanya.
Korban mengaku melakukan berhubungan badan dengan tersangka karena saat itu tersangka mengaku masih bujang dan merupakan anggota Brimob.
"Kita tahu statusnya dari saudara yang sempat menaksirnya, makanya saya berani berhubungan dengan dia, apalagi dia bilang mau tanggung jawab. Tapi ternyata tidak betul samua," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/provos_20160413_035924.jpg)