Selasa, 7 April 2026

Industri Tepung Aren di Cikancung Tinggal Kenangan

Kecamatan Cikancung dulu dikenal sebagai produsen tepung aren, tapi kini sudah tidak lagi, setelah perajinnya beralih menjadi petani.

Editor: Y Gustaman
Tribun Jabar/Zelphi
Sejumlah pekerja menjemur bubuk aci kawung di tepi Jalan Raya Bandung Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (24/3/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wisnu Saputra

TRIBUNNEWS.COM, CIKANCUNG - Keberadaan industri tradisional aci kawung atau tepung aren di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, sudah mulai hilang.

Menghilangnya jumlah industri aci kawung tersebut disebabkan saat ini keberadaan pohon aren di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sudah langka dan sulit dijumpai.

"Dulu memang Kecamatan Cikancung untuk produksi aci kawung banyak. Tapi lama-lama mulai berkurang dan hanya ada beberapa saja," ujar Yayan (56) kepada Tribun Jabar, Selasa (3/5/2016).

Tokoh masyarakat Cikancung itu berujar, selain langkanya pohon aren, pembuatan produksi aci kawung masih menggunakan alat sederhana yang menyedot banyak biaya.

Akibat membengkaknya biaya produksi tersebut, para pemilik industri aci kawung lambat laun berpindah lapangan pekerjaan menjadi buruh tani.

"Biaya produksinya mahal. Bukannya untung tapi malah buntung. Misalnya, untuk biaya produksi Rp 500 ribu untuk penjualannya paling Rp 400 ribuan. Jadi merugi," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved