Sabtu, 11 April 2026

Saat Kecelakaan Pak Carik Tak Apa-apa, Tapi Sampai Rumah Sakit Malah Meninggal

Sekretaris Plumbungan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, M Suep duduk di kursi penumpang nomor dua sebelah kanan.

Editor: Sugiyarto
SURYA.co.id/Iksan Fauzi
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO -Sekretaris Plumbungan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, M Suep duduk di kursi penumpang nomor dua sebelah kanan.

Ia duduk berdampingan dengan anaknya, Alfan.

Kedua orang ini merupakan salah satu anggota rombongan perangkat desa se-Kecamatan Sukodono yang dalam perjalanan pulang usai piknik dari Bandung.

Bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (8/5/2016) dini hari.

Menurut Ferri, pamong Desa Wilayut, Kecamatan Sukodono yang selamat dalam rombongan tour maut, kondisi korban masih tidak apa-apa saat kecelakaan berlangsung. Begitupun dengan anaknya.

Lalu, saat dalam perawatan di RS Mardi Mulyo, Kudus korban kemudian menghembuskan napas terakhirnya.

"Pak Carik mengalami luka di kepala. Kemungkinan terbentur," tutur Ferri saat ikut mengantar jenazah M Suep.

Ferri yang duduk di kursi nomor 2 (belakang sopir), menuturkan korban yang meninggal dunia paling banyak di deretan belakang sopir.

Ketika kejadian berlangsung, penumpang kebanyakan sudah tidur. "Saya sendiri saat kejadian tubuh saya terlempar keluar. Begitu tahu kondisi bus terguling saya langsung lari takut bus terbakar," jelasnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved