Petugas PLN Gadungan Tertangkap di Bali Berkat Laporan Korban

Terungkapnya petugas PLN gadungan yang mencuri barang berharga warga berdasarkan laporan para korban kedua pelaku.

Petugas PLN Gadungan Tertangkap di Bali Berkat Laporan Korban
DOUG MENUEZ/GETTY IMAGES
Ilustrasi borgol. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Edi Julianto (42) tinggal di Jalan Cokroaminoto Denpasar dan Cecep (35) Jalan Pulau Moyo Gang Sandat Sari No IX Denpasar Selatan diringkus polisi.

Dua petugas PLN gadungan ini diamankan karena mencuri barang-barang warga di sejumlah daerah di Denpasar. Mereka berhasil menguras harta benda milik warga yang lengah, sementara kedua pelaku pura-pura membereskan jaringan listrik.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Wisnu Wardana, mengatakan terungkapnya kasus ini berdasarkan laporan para korban kedua pelaku.

Mulanya terjadi pencurian pada Selasa (22/3/2016), sekira pukul 20.00 Wita. Lokasi rumah warga yang dicuri berada di Jalan Gunung Sari Tegal Harum Denpasar Barat.

Dari lokasi tersebut dua pelaku membawa kabur sebuah laptop, ponsel Samsung, satu anting-anting emas putih.

Pada Kamis (14/4/2016) pukul 11.00 Wita, Edi mencuri empat buah gelang emas, 11 cincin emas, tiga anting emas, sepasang giwang emas, tiga buah kalung emas di dalam kotak perhiasan di rumah warga di Jalan Buana.

Selanjutnya, ketiga kalinya dua pelaku mencuri di Jalan Cargo Sari III Padangasambian Kaja, Denpasar dan berhasil menggasak laptop Lenovo dan sebuah ponsel.

Pencurian terakhir di Denpasar Barat, Jalan Patih Nambi. Di sini dua pelaku berhasil menggasak sebuah ponsel Samsung, sebuah cincin emas dan satu koin emas.

"Di semua TKP mereka berpura-pura sebagai pegawai PLN dengan berpakaian PLN lengkap dan membawa ID Card petugas PLN," ungkap Wisnu.

Pelaku berpura-pura mengecek instalasi listrik di rumah korban, sehingga orang di rumah percaya saja. Ketika lengah, kedua pelaku mengacak-acak rumah sambil menggasak barang berharga milik korban.

Usai itu mereka kabur dan mengaku bahwa intalasi sudah diperbaiki.

"Dari laporan-laporan itulah kami akhirnya melakukan penyelidikan, hingga akhirnya mengarah kepada kedua tersangka. Dan kami amankan pada 27 Mei 2016 di tempat tinggal keduanya," imbuh dia.

Penulis: I Made Ardhiangga
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved