Breaking News:

Rektor Nomensen Pilih Bungkam Ditanya Terkait Bentrokan Mahasiswanya

Ketika mendengar penjelasan Tribun hendak menanyakan kerusuhan mahasiswanya, Sabam mendadak terkesan pura-pura pekak.

Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin
TRIBUN MEDAN/JEFRI SUSETIO
Polresta Medan mengamankan 28 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas HKBP Nomensen yang terlibat bentrokan di Jalan Sutomo, Rabu (29/6) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Rektor Universitas HKBP Nomensen (UHN), Sabam Malau memilih bungkam ketika dikonfirmasi mengenai bentrokan mahasiswanya di Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik. Saat dihubungi Tribun, awalnya Sabam mengangkat selularnya.

"Ya, halo, dengan siapa ini," katanya dari seberang selular, Kamis (30/6/2016) siang. Menjawab hal itu, Tribun pun memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud konfirmasi.

Ketika mendengar penjelasan Tribun hendak menanyakan kerusuhan mahasiswanya, Sabam mendadak terkesan pura-pura pekak. Ia berulangkali mengucap halo dari sebenar selular.

"Halo, halo," katanya kemudian memutus kontak. Ketika dihubungi Tribun kembali, Sabam tidak merespon panggilan.

Pascabentrokan kemarin, puluhan mahasiswa Nomensen Kamis siang sempat mendatangi Polresta Medan. Tidak diketahui apa maksud puluhan mahasiswa tersebut.

Namun, baru lima belas menit berdiri di depan gerbang Polresta Medan, puluhan mahasiswa Nomensen itu bubar. Mereka kembali ke kampusnya.(ray)

Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved