Ini Penjelasan Disdik Bandung Terkait Komplain Orangtua yang Mengadukan PPDB

Beberapa pengaduan yang perlu dikaji dan verifikasi apakah hal tersebut akibat adanya kesalahan pendataan atau hal lainnya

Ini Penjelasan Disdik Bandung Terkait Komplain Orangtua yang Mengadukan PPDB
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Orangtua mengantar anaknya mendaftar ke SMP Negeri 7, Jalan Ambon, Kota Bandung, Selasa (28/6/2016). Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur akademik dalam kota untuk SMP dan SMA berlangsung hingga 30 Juni 2016. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Seorang anggota Tim Perumus Naskah peraturan walikota (perwal) penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Bandung, Dian Penisiani, mengaku, pihaknya masih menerima pengaduan dan komplain tentang pelaksanaan PPDB hingga sampai saat ini. Menurutnya, komplain dan pengaduan soal PPDB yang masuk itu beragam.

“Ada yang tidak diterima di negeri kemudian disalurkan ke swasta, ada yang masuk di non akademik, tidak diambil mau mencoba ke seleksi akademik tapi tidak keterima. Ada yang keterima di negeri lalu milih sekolah swasta. Seharusnya sesuai keinginannya tapi labil dan ingin balik ke negeri,” ujar Dian kepada wartawan di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani, Senin (11/7/2016).

Meski mendapatkan banyak pengaduan, Dian mengaku, beberapa hal sudah ada yang bisa diselesaikan.

Namun beberapa pengaduan yang perlu dikaji dan verifikasi apakah hal tersebut akibat adanya kesalahan pendataan atau hal lainnya.

“Misalnya dia kenapa nem besar tidak diterima, tapi ada yang nem kecil diterima. Nanti kami input data dulu dan baru verifikasi dari sekolah asal. Kami belum bisa menjawab asal, jadi kami olah dulu  untuk verifikasi dulu,” kata Dian.

Dian mengaku, penerimaan pengaduan dan kompalin masih bisa diakomodir tanpa ada batas waktu.

Menurutnya, hal tersebut merupakan hal orang tua jika memang mengetahui adanya kesalahan sistem selama pelaksanaan PPDB.

Pihaknya akan menindaklanjuti setiap komplain jika kesalahan itu masih dalam koridor aturan yang berlaku.

“Pengaduan paling dominan itu persoalan pemahaman gabungan wilayah dengan luar wilayah dan luar kota,” kata Dian.

Sejumlah orang tua menyampaikan pengaduan soal penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Bandung ke kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran.

Mereka datang secara bergelombang sejak pagi hingga siang hari. Pantauan Tribun, mereka diterima sejumlah pegawai Disdik Kota Bandung. Satu per satu orang tua itu menyampaikan pengaduan kepada pegawai Disdik Kota Bandung di aula lantai dua. (cis)

Penulis: Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved