Bocah Obesitas

Arya Sudah Pulang dan Kembali ke Sekolah

Direktur Medik dan keperawatan RSHS, Nucki Nursjamsi Hidajat, mengatakan, sedianya Arya memang akan dirawat selama dua minggu.

Arya Sudah Pulang dan Kembali ke Sekolah
Youtube
Arya Permana 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Arya Permana (10), bocah yang mengalami obesitas ekstrim telah pulang ke rumahnya di Desa Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang.

Ia pun dikabarkan telah kembali bersekolah pada hari pertama masuk sekolah hari ini setelah menjalani perawatan selama enam hari di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Informasi yang dihimpun Tribun, Arya pulang diantar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang pada Sabtu (16/7/2016). Bocah yang bobotnya nyaris 200 kilogram itu langsung diantar ke rumahnya.

Direktur Medik dan keperawatan RSHS, Nucki Nursjamsi Hidajat, mengatakan, sedianya Arya memang akan dirawat selama dua minggu.

Namun ia mengklaim jika penanganan terhadap Arya beberaha hari yang lalu sudah mengalami perkembangan yang signifikan.

“Alhamdulillah kami sudah mendengar hari ini Arya sudah sekolah dan bisa berjalan kaki yang jaraknya cukup jauh. Dan yang membuat kami senang, keluhan utama Arya datang ke RSHS yang berjalan 10 meter susah dan tidur juga sulit, tapi sekarang sudah berjalan dan berat badan terjadi penurunan,” ujar Nucki kepada wartawan di RSHS, Jalan dr Djundjunan, Kota Bandung, Senin (18/7/2016).

Nucki mengatakan, pihaknya tak mempersoalkan kepulangan Arya yang terbilang cepat dari jadwal yang sudah ditentukan.

Sebab pihaknya sudah melakukan beberapa pemeriksaan tambahan untuk mendapatkan penyebab penyakit sebelum Arya pulang.

“Kami sudah mengamil sampel darah. Beberaoa sudah ada hasilnya dan ada yang masih menunggu,” kata Nucki.

Meski tak lagi dirawat di RSHS, kata Nucki, pihaknya tak akan luput memantau Arya. Tim dokter yang menangani Arya pun telah melakukan koordinasi dengan Dinkes Kabupaten Karawang untuk membantu mengawasi kondisi Arya.

“Kami monitor secara ketat, mengawasi, dan melakukan kunjungan terhadap pasien ini. Berdoa apa yang diterapkan dan diajarkan kepada Arya dan orang tua bisa berjalan. Jadi kepulangannya ke rumah itu sebagai latihan di rumah,” ujar Nucki. (cis)

Penulis: Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved