Warga Masih Menandu Pasien ke Rumah Sakit, Begini Pembelaan Dinas Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Melawi, Ahmad Jawahir, menanggapi kondisi warga di Dusun Kecukuh yang terbiasa menandu pasien ke puskesmas.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Kepala Dinas Kesehatan Melawi, Ahmad Jawahir, menanggapi kondisi warga di Dusun Kecukuh yang terbiasa menandu pasien ke puskesmas.
Pemerintah sebetulnya sudah merencanakan memberikan mobil ambulans double gardan untuk seluruh puskesmas di 11 kecamatan. Saat ini prosesnya sedang berlangsung.
Bahkan dari 11 kecamatan, tiga di antaranya sudah menerima ambulans. Adapun Puskesmas tersebut yakni Ella Hilir, Sokan, dan Belimbing Hulu.
Namun khusus untuk Puskesmas Pinoh Utara, akses menyeberang ke kawasan itu masih menunggu penyelesaian Jembatan Melawi II.
"Jika jembatan sudah jadi, kita siapkan mobil ambulans double gardan," ungkap Ahmad.
Pihaknya juga berupaya agar puskesmas memberikan pelayanan dengan jemput bola. Hanya saja memang dalam kondisi darurat, warga terpaksa membawa pasien sakit dengan tandu.
"Kalau pakai mobil dengan kondisi jalan yang tidak rata dikhawatirkan pasien semakin parah," ungkap Ahmad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menandu-warga-sakit_20160808_104434.jpg)