Breaking News:

Sekwan DPRD Provinsi Jambi Dipolisikan

Tak lama kemudian keduanya mendatangi EN ke mobilnya dengan maksud mempertanyakan maksud dari perkataan sang menantunya itu.

Editor: Wahid Nurdin
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - EN, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Jambi dilaporkan ke Polda Jambi atas kasus penganiayaan korbannya, yakni Ahmad Qodri Isman (25) warga Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Dilaporkannya EN berawal dari permasalahan saat Dzul Anif, adik Ahmad Qodri menjadi juru parkir di acara penikahan tetangga mereka yang beralamat di RT 18, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Kotabaru belum lama ini.

Dzul Anif mengatakan, saat itu dia menjadi juru parkir di acara penikahan, dan terlapor (EN, red) bersama anak dan menantunya menghadiri acara tersebut dan hendak memarkirkan mobilnya bernopol BH 36.

"Saat itu parkiran penuh. Jadi saya beri tanda dengan kursi dan kayu. Dia saya arahkan ke lokasi lain,” kata Dzul, Kamis (18/8/2016).

Dilanjutkannya, saat EN akan menuju acara resepsi setelah memarkirkan mobil, EN melihat ada lokasi parkir kosong dan kursi sebagai tanda telah dipindah.

Mendapati hal tersebut, menantu EN yang belum diketahui namanya mendatangi Dzul dan menanyakan bahwa kursi tersebut telah terpindah. Di sela perbincangan itu menantu dari EN mengatakan sebuah ancaman kepada Dzul.

"Tunggu ya nanti saya bawa teman saya,” ucap Dzul meniru perkataan menantu EN.

Tak terima dengan perkataan itu, Dzul pun pulang ke rumah dan mengatakan kepada Ahmad Qodri Isman.

Tak lama kemudian keduanya mendatangi EN ke mobilnya dengan maksud mempertanyakan maksud dari perkataan sang menantunya itu.

Saat Ahmad Qodri akan membuka pintu, menantu EN langsung menendang pintu sehingga Ahmad Qodri mundur.

Lalu EN beserta anaknya mencakar dan memukul Ahmad Qodri menggunakan sandal yang dikenakan.

Sementara, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Jambi, Kompol Wirmanto membenarkan laporan Ahmad Qodri Isman dengan Nomor STPL/B-213/VIII/2016 Jambi.

"Saat ini laporan tersebut masih diproses oleh kepolisian dan laporan tersebut diterima di Polda Jambi sekitar pukul 01.00 kemarin," tuturnya singkat.(*)

Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved