Sebelum Tewas Mengenaskan, Mangku Kadek Sempat Curhat Desak Gede Cemburuan
Sebelum gantung diri, duda beranak dua ini mencekik dan membenturkan kepala sang istri hingga tewas
Laporan Wartawan Tribun Bali I Dewa Made Satya Parama
TRIBUNNEWS.COM, BALI - Hubungan suami istri yang kurang harmonis diduga kuat sebagai pemicu kasus pembunuhan yang dilakukan Mangku Kadek Supartayasa (58) yang tega menghabisi istrinya, Desak Gede Yuliartini (36), lalu disusul dengan bunuh diri yang dilakukan sang suami.
Sebelum gantung diri, duda beranak dua ini mencekik dan membenturkan kepala sang istri hingga tewas.
Keduanya ditemukan tewas mengenaskan di kamar kos Jalan Tukad Badung XIV No 8 Denpasar, Bali.
Berdasarkan keterangan penghuni kos lain, Supartayasa sering curhat tentang masalah pribadinya.
“Istrinya katanya cemburuan banget, buat menyapa dan mengobrol dengan tetangga kos ia tidak dikasi dengan ancaman akan membakar pakaiannya,” beber tetangga kos, Anita.
Dalam olah TKP, pihak kepolisian juga menemukan surat pengajuan gugatan cerai Yuliartini yang ditujukan kepada sang suami.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo.
“Benar, ditemukan rencana surat pengajuan cerai tapi bulan mei,” jelas Kapolresta Denpasar.
Kedua jenazah kemudian akan dilakukan pemeriksaan luar atau visum di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah.