Rabu, 8 April 2026

Oknum PNS di Samarinda Tertangkap Bawa Sabu, Pelaku Minta Jangan Dipecat

Aparat kepolisian kembali mengamankan pelaku penyalahgunaan narkotika, kali ini pelakunya yakni seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Editor: Sugiyarto
tribunkaltim.co/ Christoper D
Junaidi (kanan) bersama pelaku lainnya yang diamankan oleh Satreskoba Polresta Samarinda, Senin (12/9/2016). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Aparat kepolisian kembali mengamankan pelaku penyalahgunaan narkotika, kali ini pelakunya yakni seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Inspektorat Wilayah Kota Samarinda.

Penangkapan tersebut dilakukan pada minggu (11/9) kemarin, sekitar pukul 13.30 wita, di jalan Teuku Umar, atau tepatnya di depan gedung DPRD Kaltim.

Pelaku yang diamankan atas nama Junaidi (39), warga jalan Karang Mulyo, Loa Bahu, Sungai Kunjang.

Saat diamankan, PNS golongan III B itu tak berkutik saat ditangkap oleh Satreskoba Polresta Samarinda, lalu barang bukti berupa 1 poket sabu seberat 4,90 gram senilai Rp 6,5 juta, didapati aparat tergantung di gantungan motor pelaku.

Junaidi mengaku, dirinya hanya menggunakan saja, dan tidak mengendarkan sabu.

Bahkan, sebelum dirinya ditangkap, Junaidi sempat menolak tawaran temannya untuk membeli sabunya tersebut,

Namun karena terus dipaksa, Junaidi akhirnya tetap mendatangi tempat pertemuan, untuk transaksi sabu.

"Sudah dua hari saya ditelpon terus sama teman saya yang punya sabu ini, saya sempat nolak karena tidak punya uang, tapi teman saya itu bilang, ambil saja dulu."

"Akhirnya saya ke lokasi yang dimaksud, dan saya tertangkap di situ, karena tiba-tiba di motor saya itu sudah ada sabunya, saat itu saya tidak lihat siapa yang antar," urainya pasrah saat ditemui di Mapolresta Samarinda, Senin (12/9/2016).

Junaidi pun berharap dirinya dapat di rehabilitasi saja, dan tidak terkena sanksi dari instansinya, apalagi sampai terkena pemecatan sebagai PNS.

"Saya inginnya jangan dipecat, karena memang saya sudah mau berhenti. Di rehab saja saya, jangan sampai dipecat, karena saya ini tulang punggung keluarga," pintanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved