Senin, 1 September 2025

BNPB Usul Lokasi Terdampak Banjir Dijadikan Taman

Wilayah terdampak idealnya untuk peruntukannya non permukiman agar saat banjir tidak menimbulkan korban jiwa.‬

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merekomendasikan lokasi yang terkena bencana di Kabupaten Garut digunakan sebagai ruang publik berupa taman terbuka.

Rekomendasi itu telah disampaikan Kepala BNPB Willem Rampangilei ke Bupati Garut Rudy Gunawan, Kamis (26/9/2016) malam.

"Kami minta lokasi terdampak jangan digunakan untuk permukiman lagi karena daerah yang bekas diterjang banjir bandang itu daerah bahaya tinggi dari banjir," kata ‪Willem kepada Tribun melalui pesan singkat, Selasa (27/6/2016).

‪Menurut Willem, daerah bantaran sungai atau sempadan sungai adalah daerah kekuasaan sungai yang suatu saat pasti banjir.

Untuk itu peruntukannya non permukiman agar saat banjir tidak menimbulkan korban jiwa.‬

‪"Pemerintah daerah setempat mencari lokasi yang tersedia dan aman untuk relokasi warga," kata Willem.

Dikatakan Willem, korban banjir bandang yang kehilangan tempat tinggal telah ditampung sementara di rumah susun (rusun) yang ada di Kabupaten Garut.

Rusun itu memiliki kemampuan untuk menampung 98 kepala keluarga.

"Jangan menggunakan tenda sebagai tempat pengungsian dalam jangka panjang,” kata Willem.‬

Berdasarkan data dari pos komando, data korban meninggal berjumlah 34 jiwa dan hilang 19 jiwa.

Pengungsi berjumlah 1.326 jiwa. Jumlah pengungsi fluktuatif karena pengungsi ada yang pulang ke rumah namun juga kembali ke pengungsian.

Pendataan masih dilakukan petugas.‬

‪Rumah warga yang terdampak berjumlah 2.511 unit, dengan rincian 858 rumah rusak berat, 207 rusak sedang, dan 1.446 rusak ringan. Pendataan dan verifikasi masih dilakukan.‬ (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan