Sabtu, 24 Januari 2026

Teror Bom di Samarinda

Polisi Periksa Pria dan Wanita Bercadar di Mapolres Samarinda

Pasca kejadian meledaknya bom di gereja Oikuemene, aparat kepolisian dari Polresta Samarinda bekerja ekstra untuk mengungkap kasus terorisme tersebut.

Editor: Sugiyarto
TRIBUN MEDAN/Riski Cahyadi
Personel Brimob berjaga di halaman Gereja Katolik Stasi Santo Yosep pascaperistiwa teror bom di lokasi tersebut, Medan, Sumatera Utara, Minggu (28/8/2016). Polisi menangkap satu orang laki-laki yang mencoba melakukan bom bunuh diri di dalam Gereja Katolik Stasi Santo Yosep. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Pasca kejadian meledaknya bom di gereja Oikuemene, yang terletak di jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda, Kalimantan Timur, pada minggu (13/11) tadi, membuat aparat kepolisian dari Polresta Samarinda bekerja ekstra untuk mengungkap kasus terorisme tersebut.

Dari pantauan TRIBUNKALTIM.CO, di Mapolresta Samarinda, polisi dengan persenjataan lengkap bersiaga di sekitar polres.

Bahkan, beberapa anggota TNI juga terdapat di Mapolresta Samarinda, jalan Slamet Riyadi.

Dan, saat ini di lantai 2 Mapolresta, tepatnya di beberapa ruangan yang terdapat di Satreskrim, aparat tengah memeriksa beberapa orang yang diduga merupakan teman maupun keluarga pelaku.

Terdapat lima perempuan bercadar saat ini tengah menjalani pemeriksaan, sedangkan diruangan lainnya, terdapat sedikitnya lima pria yang menjalani pemeriksaan.

"Ini teman-temannya, yang diduga kenal dengan pelaku, ini masih diperiksa," ucap salah satu anggota kepolisian, Minggu (13/11).

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan menghimpun barang bukti yang ada. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved