Warga Korban Kebakaran Bingung Mencari Tempat Tinggal Sementara
Kawasan ini pernah dilanda kebakaran sekitar 10 tahun lalu namun kejadian ini tetap membuat warga trauma
Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Musibah kebakaran yang terjadi di jalan Cipto Mangunkusumo, RT 02 dan RT 04, merupakan kejadian yang kedua kalinya terjadi di kawasan yang sama.
Kendati dalam jangka waktu yang cukup lama, namun kejadian itu kembali membuat warga trauma.
Sebanyak 100 lebih bangunan, ludes terbakar, bahkan saat ini warga yang kehilangan tempat tinggalnya, kebingunan harus tinggal di mana.
"Ini kali kedua kebakaran terjadi di kawasan ini, kurang lebih 10 tahun silam kejadianya, saat itu banyak juga yang terbakar, kurang lebih seperti ini," ucap salah satu warga, Jumat (2/12).
Bahkan, Evi (29) warga RT 04, yang rumahnya ludes terbakar, mengaku sangat panik saat mengetahui kawasan tempat tingganya terbakar, pasalnya saat kejadian, dirinya tidak berada di rumah, hanya ibunya saja yang berada di rumah.
Bahkan, hingga api telah dipadamkan pada sekitar pukul 13.00 wita, ibunya belum juga dia dapati, hal itu membuat kepanikannya semakin menjadi-jadi.
"Belum ketemu ibu saya, dia saat itu sama keponakan saya yang cewek, sedangkan suami saya di Makassar, tinggal cewek saja yang di rumah," ucapnya sambil terisak tangis.
"Rumah saya tepat di samping gereja yang juga ikut terbakar, saya sudah telepon tapi nomor mereka tidak aktif," tuturnya.
Untuk diketahui, dugaan penyebab terjadinya kebakaran karena adanya ledakan tambung elpiji 3 kg di Rt 02, bangunan rumah yang kebanyakan terbuat dari kayu membuat api dengan cepat merambat ke rumah rumah lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kebakaran-samarinda_20161202_155255.jpg)