Rabu, 27 Mei 2026

Akbar Ubah Limbah Kayu jadi Jam Tangan Menawan, Begini Kisahnya

Semakin rumit desainnya, harganya akan semakin mahal karena semua komponen kayu yang digunakan dibuat secara manual oleh Akbar.

Tayang:
Editor: Robertus Rimawan
KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI
Akbar, warga Banyuwangi mengubah limbah kayu menjadi jam tangan. 

"Semuanya saya garap manual mulai dari gergaji hingga ngebor. Satu bulan hanya satu. Sekarang satu jam tangan bisa digarap maksimal 3 hari," kata dia.

Akbar pun mengaku tetap mempertahankan warna asli kayu serta motif alami yang keluar setelah kayu diamplas.

Saat finishing, Akbar hanya mengoleskan pelapis khusus untuk kayu.

"Karena pembuatannya manual walaupun modelnya, sama tetap ada motif yang berbeda, bukan seperti buatan pabrik yang seragam semua," jelasnya.

Untuk penjualan, Akbar dibantu oleh rekannya Ilyas yang memasarkan lewat beberapa toko online.

Saat ini Akbar tengah melengkapi syarat agar produknya dapat dipasarkan di Banyuwangi Mall.

Banyuwangi Mall merupakan website yang dibangun Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menawarkan produk-produk usaha kecil menengah secara online. (Kontributor Kompas.com Banyuwangi, Ira Rachmawati)

Berita ini sebeumnya telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul: Di Tangan Akbar, Limbah Kayu Berubah Jadi Jam Tangan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved