Tangan Kanan Mangun Hancur Kena Letusan Petasan
Korban yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gianyar terpaksa dirujuk ke RSUP Sanglah pada Senin (19/12/2016) petang
Kondisinya sudah membaik, tampak lengan kirinya diperban.
Namun, ia masih membutuhkan istirahat selama beberapa hari untuk proses pemulihan pasca amputasi.
Saat Tribun Bali mencoba menanyakan kronologi kejadian, ayah Terang keberatan menceritakan dengan alasan masih shock.
Ia masih tidak percaya bahwa anaknya harus kehilangan telapak tangan kirinya.
"Maaf saya tidak bisa beri informasi, mohon dimaklumi kami sedang shock berat dengan kejadian ini," tegasnya.
Dari pantauan Tribun Bali, terlihat ekspresi wajah para anggota keluarga yang mendampingi perawatan Wahyudi menunjukkan kesedihan mendalam.
Saking shock-nya, ibunda Terang Wahyudi sampai tidak mampu makan selama dua hari sejak kejadian.
"Jangan juga tanya ibunya. Dia sampai tidak bisa makan selama dua hari karena kejadian ini," tegas ayah Wahyudi.
Ibunda Wahyudi terlihat berjongkok di sudut kamar perawatan Wahyudi.
Dengan kepala tertunduk, ia terus mengeluarkan air mata.
Sesekali ia melihat kondisi anaknya.