Sabtu, 24 Januari 2026

Pacar Dipukuli, Tiga ABG Menangis di Kantor Polisi

Awalnya, tiga ABG tersebut bikin bingung petugas. Ketika datang ke kantor polisi, mereka langsung menangis dan curhat sesuatu yang tak jelas.

Editor: Willem Jonata

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Tiga gadis menangis saat mendatangi Polsek Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (21/12/2016).

Mereka diketahui bernama Sarina (17), Rini (18), dan Alang (16). Ketiganya sama-sama tinggal di kawasan Jalan Dangko, Lorong 31, Makassar.

Tiga gadis yang tidak asing lagi bagi petugas Polsek Tamalate ini, masuk secara beiringan. Mereka membuat bingung petugas karena terus menangis sambil mengeluhkan sesuatu yang tak jelas.

Petugas piket Reskrim menghampiri mereka dan berusaha menenangkannya. Kapolsek Tamalate Kompol Amrin AT sampai turun tangan menanyakan persoalan tiga gadis tersebut.

"Apa masalahmu dik, coba diceritakan dulu semuanya. Setelah itu, kalau mau menangis atau tidak itu urusanmu. Masa datang ke sini langsung menangis begitu, nanti kita dianggap apa lagi," ucap Amrin.

Sarina kemudian angkat bicara. Ia mengatakan kalau pacarnya yang bernama Ardi (20), warga asal Bontoduri, Makassar, telah dipukul seorang residivis di Jalan Sultan Alauddin, tepat di samping Pertamina Alauddin.

Ardi jadi korban pemukulan karena berusaha melindungi Sarina. Residivis itu mengganggu dengan menyentuh tubuhnya.

Amrin pun bertanya kepada Rini dan Alang yang ikut menangis. Keduanya mengaku tak tegamelihat Ardi dipukul. Bahkan diancam dengan sebilah badik.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved