Minggu, 26 April 2026

Sehari Sebelum Kakaknya Tewas Ditembak, Panda Tak Bisa Tidur Sampai Pagi

Menurut Panda, dirinya tak bisa tidur semalaman sehari sebelum kakaknya tewas.

Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
Tribun Medan/Array A Argus
Keluarga Indra Gunawan alias Kuna saat meratapi jenazah pengusaha airsoft gun itu di rumah duka Jl Bambu, Pasar IV, Dusun VII, Desa Helvetia, Sumatera Utara, Kamis (19/1/2017). TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Panda, adik kandung dari Indra Gunawan alias Kuna mengaku punya firasat buruk sebelum kakaknya tewas ditembak dua orang pemuda tak jauh dari toko airsoft gun Jl Ahmad Yani, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Sumatera Utara, Rabu (18/1/2017).

Menurut Panda, firasat buruk itu dirinya tak bisa tidur semalaman sehari sebelum kakaknya tewas.

"Saya biasa telepon dia tanya kabar. Sehari sebelum ditembak, saya telepon enggak diangkat-angkat. Malam harinya, saya enggak bisa tidur sampai pagi," ungkap Panda yang mengaku datang dari Jakarta, di rumah duka Jl Bambu Pasar IV, Dusun VII, Desa Helvetia, Sumatera Utara, Kamis (19/1/2017).

Setelah tak tidur semalaman, Panda pun kaget di pagi harinya ia mendapat kabar buruk. Saat Kuna tertembak, ia dihubungi oleh keluarganya yang ada di Medan.

"Pagi hari kemarin itu saya betul-betul kaget. Katanya, abang saya ini sudah meninggal ditembak orang," ungkap Panda.

Tanpa pikir panjang, Panda pun memboyong keluarganya ke Medan. Ia ingin melihat jenazah kakaknya itu untuk terakhir kalinya.

"Enggak nyangka sekali saya kejadiannya begini. Yang saya tahu, abang saya ini enggak punya musuh," kata Panda yang saat ditemui mengenakan kemeja putih. (Ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved