Breaking News:

Terdakwa Penipuan CPNS Tak Pernah Hadir ke Persidangan, Pengacara Sebut Kliennya Korban

Maya adalah korban dari terdakwa Rismi Edi, oknum Inspektorat Pemerintah Kota Bandar Lampung.

zoom-inlihat foto Terdakwa Penipuan CPNS Tak Pernah Hadir ke Persidangan, Pengacara Sebut Kliennya Korban
net
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG -  -Erlandi Jeli Panglima, pengacara Maya Sofia, membantah putusan majelis hakim yang memvonis  kliennya sebagai aktor intelektual dalam kasus penipuan dengan modus memasukkan jadi pegawai negeri sipil di Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Erlandi mengutarakan, Maya adalah korban dari terdakwa Rismi Edi, oknum Inspektorat Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Klien saya tidak terlibat dan bukan aktor intelektual. Justru klien saya itu korban, ujarnya saat memberikan hak jawab, Rabu (8/2/2017).

Erlandi mengutarakan, Maya diberitahu temannya bahwa Rismi bisa memasukkan orang menjadi PNS di Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Maya lalu bertemu dengan Rismi. Pada pertemuan itu, tutur Erlandi, Rismi meyakinkan Maya bisa memasukkan orang jadi PNS.

Maya lalu memberikan sejumlah nama ke Rismi yang minta tolong dijadikan PNS.

“Uangnya sudah diserahkan ke Rismi. Ternyata Rismi tidak menetapi janjinya. Makanya klien saya juga merasa dibohongi dan menjadi korban Rismi,” ujar Erlandi.

Mengenai ketidakhadiran Maya selama persidangan Rismi, Erlandi punya alasan tersendiri.

Menurut dia, Maya tidak hadir ke persidangan karena takut dengan ancaman beberapa pihak.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved