Senin, 1 Juni 2026

Jasad Bronto Purwanto Ditemukan di Semak-semak, Alamat pada KTP-nya Ternyata Palsu

Alamat yang tertera di KTP jenazah pria yang ditemukan di semak-semak tol KM 14, dekat Masjid Agung Surabaya, Selasa (14/2/2017) ternyata palsu.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Surya/Fatimatuz Zahroh
Rumah yang dulunya milik keluarga Bronto Purwanto yang sekarang sudah dijual. SURYA/FATIMATUZ ZAHROH 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Alamat yang tertera di KTP jenazah pria yang ditemukan di semak-semak tol KM 14, dekat Masjid Agung Surabaya, Selasa (14/2/2017) ternyata palsu.

Dalam KTP tersebut tertulis nama Bronto Purwanto, dengan alamat Pondok Maritim Indah F-VI/22 RT 2 RW 6 Surabaya.

Di KTP itu juga tercantum tanggal lahirnya 29 November 1976.

Namun setelah ditelusuri Surya (Tribunnews.com Network), Selasa (14/2/2017) siang, alamat rumah tersebut tidak ada.

Saat Surya mencoba menelusuri alamat tersebut, yang ada adalah rumah dengan alamat Pondok Maritim Indah F6/23.

Rumah itu adalah milik keluarga Imam Ghozali.

"Rumah saya sering jadi sasaran salah alamat dengan mencari nama Pak Bronto. Kemarin itu juga ada yang nyari ke sini, nyari Pak Bronto orangnya besar tegap gitu," kata istri Imam Ghozali kepada Surya.

Ia mengaku kebanyakan yang mencari Bronto ke rumahnya adalah penagih utang. Mulai dari cicilan motor, dealer, dan juga rentenir.

Tidak hanya rumah keluarga Imam Ghozali, kadang juga tetangga sebelah rumahnya juga kerap jadi klaim alamat palsu Bronto.

"Sampai kesal didatangi penagih utang," kata wanita berkacamata ini.

Istri Imam Brozali ini mengaku mengenal Bronto dan keluarga.

"Pak Bronto itu dulu tinggal di rumah itu, tapi alamatnya F-24 bukan F-23. Dia tinggal bersama tiga orang saudaranya yang lain," katanya.

Namun setelah ayah Bronto meninggal, ibunya dan keluarga menjual rumah tersebut.

Rumah itu dibeli oleh tetangga yang tinggalnya tepat di depan rumah Bronto.

"Pindahnya sekitar empat tahun yang lalu. Setelah itu nggak pernah ketemu. Yang ada rumah saya terus yang jadi sasaran rentenir menagih utang," ulas wanita berjilbab ini.

Diberitakan sebelumnya, petugas kebersihan Jasa Marga menemukan sesosok mayat pria saat sedang membersihkan jalur hijau di Tol KM 14, Selasa (14/2/2017) sekitar pukul 10.30 WIB.

Jenazah laki-laki itu diketahui beridentitas Bronto Purwanto.

Warga Pondok Maritim Indah RT 2 RW 6 Balas Klumprik, Surabaya ini ditemukan tak bernyawa di semak-semak.

Anggota PJR Jatim II Aiptu M Sholeh kepada Surya (Tribunnews.com Network) mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim Inafis untuk evakuasi jenazah.

"Jenazah pertama kali ditemukan petugas kebersihan bernama Suwanto," katanya. (Fatimatuz Zahroh)

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved