Demo Tolak Reklamasi di Tengah Perairan Teluk Benoa

Krama adat mengibarkan panji-panji penolakan dengan menggunakan kapal menuju ke tengah lautan

Demo Tolak Reklamasi di Tengah Perairan Teluk Benoa
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Sekitar 500an krama adat Bali melakukan aksi demonstrasi di tengah laut Teluk Benoa. Aksi penolakan rencana proyek pengurukan Teluk Benoa seluas 700 hektare itu kembali dilakukan, siang tadi Rabu (7/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Bali I Made Ardhiangga


TRIBUNNEWS.COM, BALI
- Sekitar 500  krama adat Bali melakukan aksi demonstrasi di tengah laut Teluk Benoa, Selasa (7/3/2017).

Mereka menolak rencana proyek pengurukan Teluk Benoa seluas 700 hektar.

Krama adat mengibarkan panji-panji penolakan dengan menggunakan kapal menuju ke tengah lautan.

Pantauan Tribun Bali, krama adat 500an orang itu berangkatdari beberapa titik seperti dari Kelan, Tanjung Benoa, Suwung dan beberapa titik lainnya.

Mereka kemudian berada di tengah Teluk Benoa dan mengumandangkan nyanyian 'Tolak Reklamasi Teluk Benoa'.

Menggunakan kapal krama Bali menuju ke tengah laut.

Panji-panji dikibarkan dan aksi itu berlangsung hingga pukul 15.30 Wita.

Krama adat Bali pun turun ke tengah lautan berenang dalam penyuaraan penolakannya itu.

Koordinator Tim Politik ForBALI, Suriadi Darmoko mengatakan, aksi ini terkait dengan kedatangan Komisi VII DPR RI ke Teluk Benoa.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved