Ternyata Tak Semua Peserta Konvoi Anarkistis di Klaten Berstatus Pelajar
hasil penyelidikan dan pemeriksaan Sat Reskim Polres Klaten, diketahui ternyata tidak semua peserta konvoi yang berujung anarkistis berstatus pelajar
Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan Sat Reskim Polres Klaten, diketahui ternyata tidak semua peserta konvoi yang berujung anarkistis berstatus pelajar.
Beberapa bahkan diketahui sudah putus sekolah sejak beberapa tahun lalu.
Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP David Widya Dwi Hapsoro, mengatakan setidaknya ada enam dari 136 orang yang diamankan setelah melakulan konvoi pada hari pengumuman kelulusan UN SMA/SMK, Selasa (2/5/2017) lalu.
Mereka diketahui sudah lulus beberapa tahun sebelumnya, bahkan ada juga yang tidak bersekolah.
"Mereka ini menyusup, jadi modusnya ikut euforia kelulusan, ikut senang-senangnya," kata dia, Jumat (5/5/2017).
Menurutnya peserta konvoi yang diketahui bukan pelajar itu sebagian berasal dari Sleman, dan sebagian lainnya dari Klaten.
Alasan yang disampaikan saat diperiksa rata-rata karena diajak rekannya yang baru lulus.
"Bahkan beberapa diketahui ikut konvoi karena mau mabuk-mabukan (minum miras) sambil konvoi," ungkapnya.
Salah satunya peserta konvoi yang bukan pelajar adalah RS (23) warga Gondangan, Jogonalan yang ditetapkan sebagai tersangka karena membawa sebilah badik.
Dia mengaku sengaja ikut konvoi untuk bersenang-senang dan menuruti ajakan temannya.
"Saya diajak teman untuk konvoi, tp saat di jalan, motor mogok terus ditangkap," ujarnya
Meski ikut berkonvoi bersama pelajar yang merayakan kelulusan, RS bukanlah pelajar yang baru lulus. Ia diketahui sudah bekerja sebagai buruh.
Ironisnya RS bahkan tidak lulus jenjang SMP, namun saat konvoi ia juga mengenakan seragam putih abu-abu dan ikut mencorat-coret dengan cat semprot.
Terkait badik yang ditemukan, ia mengaku sengaja membawanya untuk berjaga-jaga.
"Cuma buat jaga-jaga," kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/petugas-mendata-pelajar-smasmk-yang-terlibat-konvoi_20170503_203830.jpg)