Lebaran 2017
Salamah Selamat dari Kemacetan di Jalan Tol Cikampek-Jakarta, Persalinannya Lancar
Seorang polisi menceritakan pengalamannya membantu seorang pemudik perempuan nyaris bersalin di bus.
Editor:
Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNNEWS.COM, PURWAKARTA - Azan Magrib berkumandang, bersamaan sebuah bus dari arah Cikopo memasuki rest area KM 62 Tol Jakarta-Cikampek. Kendaraan yang mengantre cukup padat.
Tingginya volume kendaraan di ruas tol ditambah keluar masuk kendaraan pemudik arah Jakarta menimbulkan kepadatan di ruas tol.
Tribun Jabar mencatat, ekor kepadatan hingga KM 72 Tol Cipali dan Purbaleunyi.
Sejumlah penumpang bus tersebut turun, mencari-cari petugas medis untuk meminta bantuan pertolongan.
Usai salat Magrib Bripda Lendra dari Dokkes Polres Karawang melihat penumpang tersebut panik. Ia lantas bergegas masuk ke dalam bus.
Ia lantas bergegas masuk ke dalam bus yang penuh penumpang jurusan ke Jakarta itu.
Di kursi tengah, seorang perempuan bernama Salamah (30) dalam kondisi mengkhawatirkan, tubuhnya lemas, matanya terpejam.
Ia mudik ke Jawa Tengah dan akan kembali ke Jakarta. Pinggang hingga lutut ditutup kain, darah membasuh pakaian sang perempuan.
Suaminya panik. Saat Lendra melihatnya, sang ibu tengah kontraksi.
"Saat itu si ibu lemas, pas saya datang dia sadar dan bilang, 'Pak, bantu saya, bayi saya mau lahir,'" ujar Lendra ditemui di rest area KM 62, Jumat (30/6/2017), mengisahkan detik-detik proses persalinan seorang pemudik di dalam bus dan terjebak kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek.
Celana sang ibu sudah terbuka, diduga karena dibuka suaminya saat Salamah kontraksi. Diprediksi, ia telah kontraksi melahirkan sejak pukul 14.00.
Darah mengucur di sebagian paha dan kakinya. Sang suami beserta para penumpang sama paniknya, termasuk sopir bus.
"Saat saya lihat, ternyata si ibu sudah bukaan tiga. Sebagian kepala bayi sudah keluar. Lalu saya keluar bus mengambil tandu," ungkap Lendra.
Kemudian berdatangan petugas medis dari Dinkes Kabupaten Karawang. Kondisi sang ibu tidak memungkinkannya berjalan.
Tandu lantas dibawa ke dalam bus. Sejumlah penumpang langsung mengarak tandu yang ditumpangi si ibu keluar bus.
"Si ibu ditandu dari dalam bus hingga keluar. Di luar bus, ibu Salamah langsung diangkut mobil Dokkes dan dibawa ke Rumah Sakit Wira Medika karena alat medis disini kurang lengkap untuk membantu proses persalinan," beber dia.
Dikawal motor Polisi Militer (PM), mobil Dokkes menembus kepadatan Tol Jakarta-Cikampek keluar Gerbang Tol Karawang Timur untuk proses persalinan.
"Setiba di rumah sakit, sekitar 1 jam bayi alhamdulillah lahir selamat dengan jenis kelamin perempuan seberat 3.3 kilogram," ujarnya.
Lendri mengaku baru kali ini terlibat pertolongan pertama ibu melahirkan di situasi genting.
"Banyak yang panik sekali, tapi saya coba tenangkan mereka dan membantu sebisanya. Alhamdulillah semua pihak turut membantu menyelamatkan ibu dan bayinya," ujar Lendra.