Bule Australia Gegerkan Bandar Ngurah Rai Diduga Alami Depresi
Hingga saat ini, bule itu masih berada di salah satu ruangan di sekitar lantai 3 terminal bandara Internasional
Laporan Wartawan Tribun Bali I Made Ardhiangga
TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Seorang WN Australia, Butler Gregory Lec (46) diamankan anggota Kepolisian Sektor Bandara Ngurah Rai.
Bule kepala cepak itu dievakuasi karena hendak terjun dari pinggiran pagar kaca lantai 3 Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai.
Diketahui bahwa WN Australia itu ternyata mengalami depresi berat.
"Sepertinya depresi berat. Tapi ini masih dilakukan pemeriksannya," ujar salah seorang petugas keamanan bandara, yang enggan disebut namanya.
Informasi yang dihimpun, bahwa vakuasi dilakukan oleh Kapolsek KPR Bandara, Kompol Made Krisna Mahardika.
Kompol Made Krisna melakukan penguncian ke leher korban dan ditarik dari pembatas pagar.
Bule itu di pinggiran pagar kaca sekitar pukul 16.30 Wita dan berteriak-teriak, sehingga apa yang dilakukan memunculkan kekhawatiran pihak keamanan bandara dan pihak Angkasa Pura.
Dalam evakuasi itu, seorang bule pun melakukan pembusukan supaya korban mau untuk memanjat pagar dan tidak terjun bebas ke terminal kedatangan Internasional (lantai 1).
Seorang petugas keamanan yag enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa korban sekitar satu setengah jam setelah dikabari hendak terjun akhirnya diselamatkan.
Kapolsek Bandara yang menyelamatkan.
"Ini masih audiensi dan diserahkan ke konsulat. Masih ditanyai oleh konsulat," ucapnya, Selasa (18/7/2017).
Hingga saat ini, bule itu masih berada di salah satu ruangan di sekitar lantai 3 terminal bandara Internasional.
Pihak konsulat masih melakukan audiensi, untuk mengetahui alasan dari warganya itu. (ang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-depresi_20160626_185742.jpg)