Tujuh ABK asal Kota Tegal Hilang di Perairan Wakatobi Sulawesi Tenggara

Selain enam anak buah kapal (ABK) KM Minahasa hilang di Perairan Masalembo, kabar duka juga menyelimuti warga Kota Tegal lain.

Tujuh ABK asal Kota Tegal Hilang di Perairan Wakatobi Sulawesi Tenggara
Dokumentasi Basarnas
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNNEWS.COM, TEGAL- Selain enam anak buah kapal (ABK) KM Minahasa hilang di Perairan Masalembo, kabar duka juga menyelimuti warga Kota Tegal lain.

Tujuh ABK KM Muda Jaya 3 asal Kota Tegal juga dikabarkan hilang di perairan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Jumat (14/4/2017) beberapa waktu lalu.

Bangkai KM Muda Jaya 3 ditemukan di perairan Desa Manuru Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Kabar itu disampaikan seorang keluarga korban saat meminta bantuan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal didampingi seorang anggota DPRD Kota Tegal, Rachmat Rahardjo, Rabu (19/7/2017) lalu.

"Betul ada warga Kota Tegal yang menjadi ABK hilang. Infonya dari 17 ABK yang hilang, tujuh di antaranya warga Kota Tegal," kata Slamet, Senin (24/7/2017).

Menurutnya, info itu didapatkan dari seorang anggota keluarga ABK bernama Riyo warga Kota Tegal.

ABK warga Kota Tegal yang hilang itu yakni Dasmus atau Daryono, Riki Prima Aprilia, Achmad Oza Firdaus, Megi Agus Mulyanto, Rizki Yanto, dan Ade Pelet.

Semuanya beralamat di Jalan Timor Timur Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur.

Kemudian, Dodi Moh Nur yang beralamat di Perum Arum Indah 1, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.

Sedangkan ABK lainnya yakni Anggi dari Desa Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal, dan Ahmad Rifai, Sayidi, serta Ahmad Irham yang belum diketahui alamatnya, serta enam ABK lainnya yang belum jelas identitasnya.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved