Selasa, 14 April 2026

Pabrik Garam Skala Besar Dibangun di Kabupaten Pati Oktober

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan pembangunan pabrik garam skala besar dimulai Oktober.

Editor: Y Gustaman
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Petani garam mengolah ladang garam di Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa (25/7/2017). TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan pembangunan pabrik garam skala besar dimulai Oktober.

Target ini ditetapkan setelah tim merampungkan studi kelayakan atau feasibility study (FS) dan Detail Engineering Design (DED).

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, pabrik garam bakal dibangun di Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati.

Dukungan penyediaan lahan juga didapatkan dari pihak pemerintah kabupaten serta desa setempat.

"Saya sudah meminta Oktober tahun ini di-ground breaking (peletakan batu pertama) agar lebih cepat, kalau itu bisa dilaksanakan maka intervensi Pemprov Jateng akan segera dimulai," kata Ganjar, Senin (14/8/2017).

Pabrik garam ini akan memproduksi 40 ribu ton garam dan diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan garam industri nasional yang mencapai 2 juta ton. 

Dari hasil koordinasi dengan pihak petambak garam, lanjutnya, para petani garam siap menerapkan teknologi geomembrane atau ulir. Namun, mereka membutuhkan kepastian harga.

"Karena, selama ini, mereka menjualnya ke tengkulak maka yang seperti ini mesti diselesaikan," katanya.

Terkait ketersediaan lahan, Ganjar memastikan hal ini sudah rampung. Termasuk, dokumen perencanaan juga sudah siap.

Pemerintah desa setempat menyediakan lahan milik kas desa Raci seluas 700 hektare. Bahkan, desa tetangga, juga siap mendukung penyediaan lahan tambahan.

Sementara, Pemkab Demak  juga bersedia menyiapkan lahan untuk gudang penampung stok garam, sebagaimana harapan petani garam.

Menurut Ganjar, keberadaan gudang garam ini penting karena bisa dimanfaatkan untuk intervensi dari Pemprov melalui resi gudang.

"Kalau pabrik sudah jadi, harapan saya, ada contoh yang bisa ditiru," ujarnya.

Terkait supply bahan baku produksi, petani garam siap menyetor bahan ke pabrik untuk diolah dan dijual.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved