Sabtu, 30 Agustus 2025

Tragedi Kemanusiaan Rohingya

Cerita Musa 15 Hari Menyeberangi Laut Myanmar Sampai Aceh dan Kini Jadi Pengungsi di Makassar

Bersama puluhan pengungsi lain, ia menyeberangi laut selama kurang lebih 15 hari menuju tanah Aceh.

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Dewi Agustina
Tribun Timur/Fahrizal Syam
Puluhan imigran Rohingya di Makassar menggelar pertemuan dan berdiskusi dengan Forum Peduli Rohingya, di Masjid Nurul Iman Telkom, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (4/9/2017). TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM 

"Saya tinggalkan Myanmar waktu baru lulus SMA, saya mau kuliah di Australia tapi tidak jadi karena ditahan di Indonesia," ungkap Musa yang saat ini tinggal di salah satu wisma pengungsi, di Jl Perintis.

Ia mengatakan, status mereka sebagai pengungsi, ada tiga solusi yang bisa diperoleh, kembali ke negara asal, jadi warga negara Indonesia, atau pergi ke negara ketiga penerima pengungsi.

"Solusi 1 dan 2 tidak mungkin, hanya yang ketiga memungkinkan. Semua Rohingya di Indonesia khususnya Makassar menginginkan solusi itu, karena kami sudah terlalu banyak dan lama di sini," imbuhnya.

Ia mengatakan, ada sekitar 220 warga Rohingya yang tersebar di 12 wisma di Makassar.

"Kami ingin ke negara manapun yang mau menerima kami dengan hidup normal, kalau Indonesia kami juga mau sekali. Kami hanya dibiayai hidup, tapi tak bisa berbuat apa-apa di sini," kata dia.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan